
Ganda putri asal Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan. (Foto: Instagram/thinaah_m)
NEW DELHI – Ganda putri jagoan Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, sakit hati lantaran kudu terhenti secara dramatis di babak 16 besar BWF World Championships 2026 nan berjalan di New Delhi, India. Harapan mereka untuk membawa pulang lencana dari turnamen bergengsi ini kandas setelah dipaksa mengakui kelebihan wakil Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.
Dalam duel sengit selama 74 menit di Indira Gandhi Indoor Stadium, pasangan ranking lima bumi itu kandas menampilkan performa terbaik mereka. Pearly/Thinaah kudu menyerah dengan skor 20-22, 21-18, dan 12-21, sebuah hasil mengejutkan mengingat status mereka sebagai salah satu pasangan elit dunia.
1. Alasan Kalah
Kekalahan ini menjadi sinyal ancaman bagi kondisi bentuk Pearly/Thinaah nan belakangan memang sering menjadi sorotan. Masalah kebugaran Pearly telah membayangi perjalanan mereka sejak empat bulan lalu, ketika cedera punggung nan sempat dia alami kembali kambuh dan membatasi mobilitasnya di lapangan.
Pencapaian pasangan ini pun terlihat melambat dibanding tahun lampau saat mereka mencetak sejarah sebagai peraih lencana perak Kejuaraan Dunia pertama bagi Malaysia. Sejak kejadian cedera tersebut, prestasi terbaik mereka hanyalah menjadi runner-up di Taiwan Open 2026 Juli lalu.
Bahkan, kekalahan tak terduga dari pasangan Jepang ranking 71 dunia, Sumire Nakade-Miyu Takahashi, tiga pekan lampau sudah menjadi sirine langkah mereka di New Delhi bakal terasa berat. Waktu persiapan selama tiga pekan nan singkat dinilai belum cukup bagi Pearly untuk mengembalikan kondisi fisiknya ke level kompetitif.
Pearly Tan/Thinaah Muralitharan. Foto BWF Media
Meski sedih dan kecewa berat, Pearly menolak untuk larut dalam kesedihan dan berkeinginan untuk bangkit.
"Saya rasa kami sedang menunjukkan perkembangan, tetapi tetap banyak nan kudu kami perbaiki, terutama dari sisi saya. Kami tidak bakal menyerah. Kami bakal terus berlatih dan bekerja lebih keras," ungkap Pearly, mengutip dari New Straits Times, Sabtu (22/8/2026).
16 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·