
Dirut Pertamina Buka-bukaan soal Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter (Foto: Okezone)
JAKARTA - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri mengatakan, kenaikan nilai BBM nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green telah mempertimbangkan daya beli masyarakat.
Harga Pertamax naik Rp3.950 menjadi Rp16.250 per liter dari nilai sebelumnya Rp12.300 per liter. Kemudian, nilai Pertamax Green juga naik Rp4.100 menjadi Rp17.000 per liter dari nilai sebelumnya Rp12.900 per liter.
"Penyesuaian pada nilai BBM nonsubsidi dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika geopolitik dunia dan nilai minyak nan bertindak di pasar internasional dengan tetap mempertimbangkan daya beli masyarakat," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (11/6/2026).
Simon mengatakan, kenaikan nilai BBM tersebut didasari oleh dinamika geopolitik dunia nan mengerek nilai minyak bumi hingga pelemahan nilai tukar Rupiah nan terjadi belakangan ini. Kondisi tersebut membikin perseroan kudu menggelontorkan Rupiah lebih besar untuk pengadaan minyak.
"Sehubungan dengan penyesuaian nilai BBM nonsubsidi, ialah Pertamax dan Pertamax Green, nan bertindak sejak 10 Juni 2026, kami memahami bahwa setiap penyesuaian nilai tentu menjadi perhatian Masyarakat," sambungnya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin finance lainnya
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·