Dirjen Pajak Ungkap Nasib 'Nama Ajaib' yang Dilantik Purbaya

Sedang Trending 52 menit yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia-Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto mengungkapkan nasib ratusan pejabat nan sudah dilantik Purbaya Yudhi Sadewa saat menjabat Menteri Keuangan.

Menurut Bimo, daftar pejabat nan dilantik khususnya di Direktorat Jenderal Pajak bakal dicek ulang mengenai kapabilitas dan kelayakan. Jika tidak memenuhi, maka bakal dibatalkan.

"Yang nggak memenuhi syarat tadi dibatalkan, nan lain-lain tetap," kata Bimo di kantornya, Rabu (16/9/2026)

Pembatalan tersebut bakal berujung pada pengembalian kedudukan sebelum dilantik Purbaya.

"Iya (kembali ke posisi awal)," tegasnya.

Menurut Bimo, keputusan Purbaya melakukan mutasi besar-besaran membikin kegaduhan internal. Salah satunya lantaran ada beberapa nama ajaib.

Bimo berbareng Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama kemudian mengusulkan kepada Menteri Keuangan baru Suahasil Nazara agar mutasi besar-besaran itu dibatalkan.

"Itu kan usulan kita, rotasi, hanya memang ada beberapa nan nama-nama ajaib nan tidak ikut proses assessment, talent management, kemudian itu nan membikin saya dan Dirjen Bea Cukai meminta untuk ditunda dahulu, dibatalkan," paparnya.

Mutasi tersebut terjadi pada 10 September 2026, beberapa hari sebelum kedudukan Purbaya dicopot oleh Presiden Prabowo Subianto. Jumlah pejabat nan dimutasi mencapai ratusan orang.

"Karena sinyalnya nggak bagus bagi pasukan nan lain, nan sudah ikut susah payah, ikut assessment, ikut ujian, ikut talent management," kata Bimo.

(mij/mij) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News