Kebakaran di Kosambi 7 Jam Belum Padam, Sumber Air Jadi Kendala

Sedang Trending 52 menit yang lalu

Kabupaten Tangerang, CNN Indonesia --

Kebakaran yang melanda 26 penyimpanan di Kawasan Pergudangan Kosambi Permai, Kabupaten Tangerang, Banten, belum padam setelah tujuh jam.

Api pertama kali muncul sekitar pukul 12.00 WIB, hingga Rabu (16/9) malam, tepatnya pukul 19.00 WIB, petugas tetap berjibaku memadamkan api.

Komandan Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Kosambi BPBD Kabupaten Tangerang, Husni, mengatakan proses pemadaman terkendala minimnya sumber air di sekitar lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondisi diperparah dengan banyaknya material mudah terbakar nan tersimpan di dalam gudang.

"Sumber airnya jauh dan banyak bahan mudah terbakar seperti busa dari spring bed," ujar Husni.

Husni mengatakan, titik sumber air dari letak kebakaran berjarak sekitar 1 kilometer. Menurutnya, perihal itu membikin proses pemadaman berjalan lama.

"Kita ambil airnya jauh, sekitar 1 kilometer di sungai mini di dekat sini," kata Husni.

Husni menjelaskan, sebagian titik api di letak sudah mulai berangsur padam. Namun, pada beberapa titik lainnya, api tetap berkobar.

"Yang tetap merah itu di bagian depan, untuk nan bagian belakang sedang dalam proses pendinginan dan sudah ada nan padam," jelasnya.

Dalam proses pemadaman, kata Husni, sebanyak 12 unit armada dari BPBD, Brimob Polri, Koramil TNI, PIK, dan Damkar DKI Jakarta dikerahkan ke letak kebakaran.

"Untuk personel estimasinya ada 50 orang," tutur Husni.

Sebelumnya, kebakaran melanda puluhan penyimpanan di Kawasan Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Rabu (16/9) siang.

BPBD menyebut kebakaran diduga disebabkan korsleting listrik pada penyimpanan penyimpanan spring bed. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran bakal diselidiki oleh pihak nan berwenang.

(dod/isn)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional