
Raja Norwegia Harald V dan Ratu Sonja. (Foto: Royal House of Norway)
OSLO - Pihak istana Norwegia menyatakan bahwa Raja Harald V berada dalam kondisi "sangat kritis" di rumah sakit. Istri Raja, Ratu Sonja, dan putranya, Putra Mahkota Haakon, telah membatalkan seluruh agenda kerajaan dan berkumpul di sisi tempat tidur beliau di Rumah Sakit Universitas Oslo berbareng personil family kerajaan lainnya.
Raja nan berumur 89 tahun itu telah dirawat di rumah sakit selama lebih dari satu minggu untuk menangani kelainan darah langka nan disebut anemia hemolitik. Bertakhta sejak tahun 1991, Raja Harald merupakan kepala negara tertua di Eropa. Putra Mahkota Haakon (53 tahun), pewaris takhta Norwegia, telah menjalankan tugas sebagai wali raja selama ayahnya menjalani masa cuti.
Dalam beberapa minggu terakhir, Raja Harald menjalani pengobatan kortison untuk mengatasi anemia hemolitik, suatu kondisi nan menyebabkan penurunan jumlah sel darah merah dalam tubuh serta menimbulkan indikasi kelelahan dan sesak napas.
Anggota family kerajaan terlihat tiba di rumah sakit pada Kamis (27/8/2026) pagi, termasuk istri Haakon, Putri Mahkota Mette-Marit. Menurut laporan media Norwegia, kerabat wanita Raja Harald, Putri Astrid, juga berada di rumah sakit tersebut.
"Seluruh bangsa turut serta berbareng kami dalam menyampaikan angan dan angan terbaik bagi Raja serta personil family kerajaan lainnya," demikian disampaikan Perdana Menteri Jonas Gahr Store dalam sebuah pernyataan kepada media, sebagaimana dilansir BBC.
Sang Raja telah mengalami beragam masalah kesehatan dalam beberapa tahun terakhir nan mengharuskannya mengurangi aktivitas tugas kerajaannya. Ia dipasangi perangkat pacu jantung pada tahun 2024 setelah jatuh sakit saat berpiknik di Malaysia.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·