Diplomasi AS Dibarengi Serangan yang Hancurkan Kepercayaan Iran

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Diplomasi AS Dibarengi Serangan nan Hancurkan Kepercayaan Iran Presiden AS Donald Trump (kanan)(X)

JURU bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengatakan pelanggaran gencatan senjata nan berulang oleh Amerika Serikat, pesan nan saling bertentangan, dan tuntutan nan terus berubah telah merusak upaya diplomatik.

"Proses diplomasi tidak berjalan dalam ruang hampa," kata Baghaei, Rabu (10/6).

"Untuk memajukan setiap proses negosiasi alias diplomasi, diperlukan kondisi nan cukup kondusif agar diplomasi dapat berjalan," katanya, menambahkan.

Baghaei menuduh AS mengganggu jalur diplomatik melalui pesan-pesan nan bertentangan, perubahan sikap dan tuntutan nan berulang, serta pelanggaran gencatan senjata.

"Sayangnya, Amerika Serikat, melalui pesan-pesan kontradiktif nan disampaikannya, perubahan berulang dalam posisi dan tuntutannya, dan nan terburuk, pelanggaran gencatan senjata nan berulang, telah merusak proses diplomatik," katanya.

Baghaei juga menuduh Israel menghalang diplomasi melalui pelanggaran gencatan senjata nan berulang di Libanon. "Setiap proses diplomatik bakal dirugikan oleh penggunaan kekuatan dan tindakan nan melanggar hukum," katanya.

Baghaei menambahkan bahwa Iran bakal meninjau kondisi nan melingkupi negosiasi mendatang berasas perkembangan terbaru, tetapi dia tidak memberikan perincian lebih lanjut. (Ant/P-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia