
Ilustrasi mayit (Foto: Dok Okezone)
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan seorang penduduk nan sebelumnya lenyap akibat banjir di Demak, Jawa Tengah, pada Jumat 3 April 2026, sekarang telah ditemukan tim gabungan. Korban nan berumur 8 tahun ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.
"Satu orang nan sebelumnya lenyap dalam peristiwa banjir pada Jumat (3/4) telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban merupakan seorang anak wanita berumur delapan tahun, penduduk Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Minggu (5/4/2026).
Diketahui, banjir nan melanda Kabupaten Demak berakibat terhadap empat kecamatan dengan total delapan desa. Adapun rinciannya: di Kecamatan Guntur meliputi Desa Trimulyo, Desa Sidoharjo, Desa Turirejo, dan Desa Sumberejo; di Kecamatan Karangtengah mencakup Desa Ploso; di Kecamatan Wonosalam terdapat Desa Lempuyang; dan di Kecamatan Kebonagung meliputi Desa Solowire dan Desa Sarimulyo.
Dari info nan dihimpun, sebanyak 1.070 kepala family alias 4.280 jiwa terdampak, dan sebanyak 583 penduduk mengungsi di sejumlah titik. Selain itu, banjir juga berakibat pada 1.230 unit rumah, dengan empat unit rumah mengalami rusak berat.
Hingga Minggu pukul 12.00 WIB, Abdul menyebut kondisi genangan di wilayah terdampak mulai berangsur surut. Ketinggian air di pemukiman saat ini rata-rata 5–10 sentimeter.
"Jumlah pengungsi per Sabtu (4/4) pukul 12.00 WIB tercatat sebanyak 12 jiwa. Warga telah kembali ke rumah masing-masing setelah genangan surut. Pengungsi nan tetap memperkuat terdapat di Madrasah Diniyah Sindon," sambungnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·