
Valentino Rossi berbareng Franco Morbidelli dan Fabio Di Giannantonio. (Foto: Pertamina Enduro VR46)
BURSA transfer MotoGP terus memanas menjelang izin baru tahun 2027, tim Pertamina Enduro VR46 milik Valentino Rossi bahkan telah digoda pabrikan Aprilia untuk meninggalkan tim Ducati. Ya, tim asal Tavullia ini mengonfirmasi adanya pendekatan serius dari Aprilia, namun mereka memilih untuk tetap setia pada kemitraan mereka dengan Ducati.
Pihak Aprilia dilaporkan sempat menjalin komunikasi intensif dengan manajemen VR46 selama musim dingin lalu. Mengingat sejarah manis Valentino Rossi nan memulai pekerjaan Grand Prix-nya berbareng Aprilia, meraih gelar juara bumi 125cc dan 250cc, reuni ini sempat dianggap sebagai skenario nan romantis bagi para fans balap Italia.
1. Hubungan Emosional dengan Massimo Rivola
Kedekatan antara VR46 dan Aprilia sebenarnya didukung oleh hubungan individual nan kuat. Manajer Tim VR46, Alessio Salucci, mengungkapkan dirinya mempunyai sejarah panjang dengan CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola.
Rivola adalah sosok nan mengelola situasi ketika Rossi menjalani tes Formula 1 berbareng Ferrari pada tahun 2004 silam.
Franco Morbidelli dan fabio di giannantonio
"Kami berbincang sedikit dengan Aprilia lantaran mereka mau berbincang dengan kami, dan kami adalah laki-laki nan menjunjung sopan santun," ujar laki-laki nan berkawan disapa Salucci tersebut, dikutip dari Crash, Sabtu (14/3/2026).
Meski mengakui kekagumannya terhadap manajemen Rivola, Salucci menegaskan niat untuk beranjak pabrikan tidak pernah betul-betul ada dalam rencana strategis mereka. Fokus utama VR46 saat ini adalah menuntaskan perincian mini dalam perjanjian perpanjangan dengan Ducati untuk menyongsong era mesin 850cc dan ban Pirelli.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·