PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui produk-produk UMKM Indonesia nan berbobot dan capable untuk masuk ke pasar nasional. Hal ini diperkuat dengan komitmen nyata Perseroan dalam meningkatkan bisnis-bisnis lokal melalui penguatan organisasi usaha.
"UMKM menjadi salah satu segmen nan kami sorong kualitas dan kapasitasnya agar menjadi motor penggerak ekonomi nasional. Saat ini kami telah memenuhi rasio pembiayaan inklusif makroprudensial (RPIM) sekitar 33,65% dari sasaran nan ditetapkan 30%", ujar Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo
Anggoro menyebut bahwa konsistensi membangun segmen UMKM ini bakal dilanjutkan melalui komitmen BSI membujuk dan membikin hub-hub upaya baru melalui penguatan BSI UMKM Center, pendampingan sertifikasi legal hingga mengikutsertakan dalam beragam pameran tingkat domestik maupun kancah global.
Langkah ini berbuah hasil, tercermin dari pembiayaan UMKM BSI per Juni 2026 mencapai Rp 55,17 triliun. Saat ini jumlah UMKM BSI mencapai lebih dari 340 ribu orang di seluruh Indonesia. Salah satu segmen nan mengalami pertumbuhan signifikan ialah pembiayaan segmen SME, di mana saat ini telah disalurkan sebesar Rp 26,86 Triliun alias tumbuh 20% secara year on year.
Perseroan terus memperkuat pedoman organisasi UMKM di sejumlah wilayah. Mulai dari pemetaan kategori usaha, optimasi pembiayaan hingga monitoring pembiayaan nan ketat untuk mendukung upaya berkelanjutan.
Selain itu, Anggoro menyampaikan bahwa digitalisasi jasa perbankan bagi UMKM juga secara tidak langsung meningkatkan omzet usaha. Selain itu, transformasi digital UMKM melalui Portal UMKM BSI, BEWIZE by BSI, BSI QRIS, dan BYOND by BSI agar pelaku upaya semakin adaptif terhadap ekonomi digital.
UMKM dan brand lokal semakin menunjukkan peran pentingnya dalam perekonomian nasional. Berdasarkan info Kementerian Koperasi dan UKM, UMKM Indonesia tetap menjadi tulang punggung ekonomi dengan kontribusi terhadap PDB nasional mencapai lebih dari 60 persen. Hal inilah nan terus kami kembangkan melalui UMKM agar bisa membangun lapangan kerja baru melalui brand lokal, upaya ekonomi imajinatif didukung digital jasa nan mumpuni berbareng BSI.
"Perseroan berkomitmen menghadirkan solusi pembiayaan nan kompetitif, fleksibel, dan sesuai prinsip syariah untuk membantu para pengusaha meningkatkan kapabilitas usaha, memperluas pasar, serta memperkuat struktur permodalan. Kami optimis keahlian pembiayaan khususnya di segmen UMKM tumbuh solid seiring dengan sinyal positif peningkatan daya beli masyarakat, stimulus insentif dan kebijakan Pemerintah nan mendorong pertumbuhan industri," ujarnya.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·