Ilustrasi(Dok spesial )
PENGURUS Besar Esports Indonesia (PB ESI) menatap Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan rasa percaya diri tinggi. Meski persiapan pelatnas tetap melangkah secara berdikari lewat sokongan internal pimpinan, skuad Merah Putih mantap membidik lencana emas.
Manajer Timnas Esports Indonesia Glorya Famiela Ralahalo mengungkapkan sasaran nan disodorkan kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) disusun atas kalkulasi realistis berasas rekam jejak atlet. Dari jejeran gim nan dipertandingkan, nomor eFootball dipatok menjadi salah satu tumpuan utama.
"Sebenarnya semuanya kita PD (percaya diri), hanya realistis, sasaran realistis nan kudu kita berikan ke Kemenpora itu kan kudu realistis. Dan nan paling realistis ialah eFootball sendiri," kata Glorya.
Dukungan pemerintah melalui Kemenpora saat ini tetap tertuju pada pemenuhan kebutuhan operasional keberangkatan. Kendati demikian, PB ESI terus mematangkan kesiapan tim, mulai dari agenda uji coba hingga pemusatan latihan di Jepang.
"Kita sampai sekarang belum ada support dari pemerintah ialah Kemenpora. Tapi kita tetap tetap di-support sama ketua kita. Pimpinan kita, ya kita tetap maju, tetap go sih," ujar Glorya.
Gelora optimistis juga dipancarkan atlet Mobile Legends Indonesia, Syauki Fauzan Sumarno namalain Nino. Selain menempa ketangkasan di dalam gim, dia menggembleng bentuk secara rutin tiga hingga empat kali sepekan agar daya tahan tubuhnya tetap prima selama masa pelatnas.
"Harapan dari saya sendiri jujur lantaran saya ngerasa saya percaya diri banget, saya bisa dapetin emas," tutur Nino.
Langkah intensif itu kian solid berkah kerjasama PB ESI dengan PT Hisamitsu Pharma Indonesia melalui Salonpas.
Kemitraan tersebut menyokong program pelatnas Timnas Esports Indonesia dalam menghadapi arena Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Global Esports Games (GEG) Los Angeles 2026, hingga rentetan kejuaraan internasional pada 2027. Presiden Direktur PT Hisamitsu Pharma Indonesia Sato Ryo menekankan kesiapan bentuk merupakan fondasi krusial bagi para atlet esport.
"Esports adalah bagian olahraga modern nan berkembang pesat, dan sama seperti olahraga tradisional, kesiapan bentuk para atlet sangat krusial untuk mencapai performa terbaik," katanya.
Aspek daya tahan dan pengelolaan bentuk atlet ini dirancang secara terukur oleh tim Sport Science. Kehadiran Salonpas pun dinilai tepat guna menjaga kenyamanan otot serta sendi atlet selama melakoni latihan bertensi tinggi. Product Manager Salonpas, Davin Widodo menyatakan komitmennya untuk mendampingi perjuangan para atlet menjaga kebugaran tubuh.
"Kami memahami bahwa latihan nan intensif dapat menimbulkan pegal dan nyeri otot. Karena itu, Salonpas turut memberikan support produk untuk membantu para atlet menjaga kenyamanan tubuh agar dapat menjalani program Pelatnas dan pertandingan secara optimal," katanya. (E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·