Awaludin
, Jurnalis-Senin, 03 Agustus 2026 |10:54 WIB

Korban pembunuhan di sekolah, Yap Shing Xuen (foto: bbc)
KUALA LUMPUR - Seorang remaja laki-laki di Malaysia tengah menjalani proses persidangan setelah didakwa membunuh kawan sekolah perempuannya. Kasus ini menjadi sorotan publik dan memicu perdebatan luas mengenai akibat media sosial terhadap anak-anak dan remaja.
Dilansir dari bbc, Senin (3/8/2026). Remaja tersebut didakwa membunuh Yap Shing Xuen (16), nan ditemukan tewas dengan sejumlah luka tikaman di toilet sekolah menengah mereka di area pinggiran Kuala Lumpur pada Oktober tahun lalu.
Saat kejadian, terdakwa tetap berumur 14 tahun. Dalam persidangan, dia menyatakan tidak bersalah atas dakwaan tersebut. Apabila terbukti bersalah, dia terancam menjalani balasan penjara selama puluhan tahun.
Sebelumnya, pihak kepolisian menyampaikan dugaan bahwa media sosial kemungkinan mempunyai pengaruh terhadap tindakan remaja tersebut.
Polisi juga mengonfirmasi telah menemukan sebuah catatan saat melakukan penangkapan. Laporan mengenai dugaan isi catatan itu kemudian memicu obrolan nan lebih luas mengenai peran media sosial dalam memengaruhi perilaku anak-anak dan remaja.
Berdasarkan norma di Malaysia, identitas terdakwa tidak dapat dipublikasikan lantaran usianya tetap di bawah umur.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·