Mei Sada Sirait
, Jurnalis-Selasa, 04 Agustus 2026 |23:05 WIB

Bahaya glukosuria dan hipertensi. (Foto: Freepik)
JAKARTA – Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. Dante Saksono Harbuwono, ingatkan bahayanya diabetes dan juga hipertensi. Dua penyakit ini apalagi bisa jadi silent killer.
Karena itu, merasa tubuh sehat bukan berfaedah terbebas dari penyakit. Wamenkes Dante mengingatkan banyak orang baru tahu terkena glukosuria dan hipertensi saat sudah parah.

1. Diabetes dan Hipertensi Bisa Jadi Silent Killer
Menurut Prof. Dante, banyak orang baru mengetahui dirinya menderita penyakit tersebut setelah muncul komplikasi serius. Di antaranya, ada stroke, penyakit jantung, hingga kandas ginjal.
“Orang hipertensi enggak tahu jika dia hipertensi. Orang glukosuria enggak tahu jika dia itu diabetes,” kata Prof. Dante dalam Media Briefing Evaluasi, Capaian, dan Langkah Strategis Program Cek Kesehatan Gratis pada Selasa (4/8/2026).
Prof. Dante mengungkapkan, sebuah studi nan dilakukan di Jakarta menemukan bahwa satu dari delapan orang rupanya menderita diabetes. Namun, sebagian besar tidak menyadari kondisi tersebut.
Padahal, glukosuria nan tidak terdiagnosis dapat diam-diam merusak organ tubuh. Menurut Prof. Dante, tanpa disadari penyakit tersebut bisa merusak ginjal, jantung, pembuluh darah, hingga menyebabkan seseorang kudu menjalani cuci darah alias amputasi akibat komplikasi.
“Silent killer itu orang glukosuria enggak tahu jika ginjalnya mulai digerogoti, jantungnya mulai bermasalah, pembuluh darahnya mulai bermasalah. Akhirnya ketika ketahuan sudah kudu hemodialisis alias amputasi,” katanya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·