Di Tengah Badai Global, Menko Airlangga Klaim Ekonomi RI Kebal dan Tumbuh Solid

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Di Tengah Badai Global, Menko Airlangga Klaim Ekonomi RI Kebal dan Tumbuh Solid Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto(MI/Lina Herlina)

MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan tegas membantah rumor perlambatan ekonomi di penghujung tahun. 

Di tengah ketidakpastian dunia nan menghantam banyak negara, dia justru membeberkan bukti otentik bahwa esensial ekonomi Indonesia berada di jalur nan sangat positif, apalagi mencatatkan pertumbuhan di atas rata-rata dunia.

Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa ekonomi nasional tidak hanya bertahan, tetapi juga menunjukkan tren pertumbuhan nan mengesankan dan diproyeksikan tetap kokoh hingga akhir tahun 2026.

Dalam pidato kuncinya pada pembukaan Rapat Kerja Koordinasi Nasional (Rakornas) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Makassar, Selasa (4/8), Airlangga membeberkan sederet info makro nan menjadi tameng kekuatan ekonomi Indonesia.

"Data mengatakan ekonomi kita tidak melambat. Besok kita bakal lihat pertumbuhan ekonomi di kisaran 5,2 hingga 5,4%. Ini adalah nomor nan sangat baik mengingat ekonomi dunia hanya tumbuh sekitar 3%. Indonesia tidak ikut-ikutan global," tegas Airlangga di hadapan para pengusaha nasional.

Inflasi Terkendali

Airlangga menyoroti dua parameter utama nan menunjukkan resiliensi ekonomi. Pertama, tingkat inflasi sukses ditekan ke nomor 2,88%, menurun dari bulan sebelumnya nan berada di 3%. Kedua, aktivitas manufaktur nasional nan diukur melalui Purchasing Managers' Index (PMI) telah kembali meroket ke area ekspansif, melampaui level 50.

"Semua parameter ini menunjukkan bahwa esensial kita kuat. Kita kudu jaga momentum ini hingga kuartal III dan IV," imbuhnya.

Bantahan atas Skenario Perlambatan

Menanggapi kekhawatiran sejumlah pihak mengenai potensi pelemahan daya beli dan perlambatan ekonomi, Airlangga bergerak sigap membantahnya.

Ia menegaskan bahwa proyeksi pertumbuhan nan tetap di atas 5% adalah bukti nyata bahwa kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas nilai dan subsidi daya melangkah efektif.

"Kekhawatiran soal perlambatan itu tidak terbukti. Kemarin kita tumbuh 5,17% dan besok kita bakal lihat angkanya tetap di atas 5%," ujarnya.

Faktor Penahan Guncangan

Salah satu aspek kunci nan membikin APBN tetap aman, menurut Airlangga, adalah nilai minyak bumi nan relatif terkendali. 

Pemerintah mencatat nilai rata-rata minyak nan dibeli tetap berada di bawah dugaan awal, sehingga subsidi untuk bahan bakar seperti Biosolar dan Pertalite tetap dalam koridor nan aman.

"Selama nilai minyak di kisaran US$100 per barel, subsidi kita relatif tetap aman. Ini nan membikin daya beli masyarakat dan sektor riil tetap terjaga," jelasnya.

Makassar Simbol Kebangkitan

Pemilihan Makassar sebagai tuan rumah Rakornas Apindo dinilai Airlangga sebagai langkah strategis untuk melibatkan pengusaha dari seluruh pelosok Indonesia.

Ia mengapresiasi peran Apindo dalam menjaga sinergi antara pemerintah dan pelaku upaya untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah tantangan eksternal.

Dengan sederet info positif ini, Airlangga optimistis Indonesia bakal menutup tahun 2026 dengan catatan pertumbuhan nan gemilang, membuktikan bahwa ekonomi nasional mempunyai daya tahan (resiliency) nan patut diperhitungkan di kancah global. (LN/E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia