Ilustrasi(Dok Istimewa)
MENGUSUNG semangat “SoliDEO Experience”, aktivitas ini membujuk para orang tua dan calon siswa untuk mengenal lebih dekat pengalaman belajar di SoliDEO—mulai dari pembelajaran nan menyenangkan dan interaktif, pembentukan karakter Kristiani, hingga lingkungan organisasi sekolah nan hangat serta saling mendukung.
CEO SoliDEO Christian School, Dra. Khoe Ribka, mengutarakan bahwa Open House menjadi kesempatan bagi family dalam memperoleh info tentang sekolah, sekaligus memandang secara langsung proses belajar dan pembentukan karakter nan berjalan dalam keseharian siswa.
"Semua aktivitas ini dipersiapkan oleh anak-anak sendiri. Mulai dari jenjang TK hingga SD, SMP, dan SMA, semua tingkatan memberikan performance nan menjadi unggulan mereka masing-masing. Ada nan menyanyi, bermain musik, dan sebagainya," ungkap Khoe Ribka saat didampingi Chief Operating Officer (COO) SoliDEO Christian School, Reinhard Simeone Pratama.
Melalui rangkaian aktivitas School Tour, Meet the Teacher, konsultasi pendidikan, Student Expo, Young Entrepreneur Bazaar, hingga Student Performance, visitor diajak merasakan beragam sisi dari SoliDEO Experience.
Pada Student Expo, siswa dari beragam jenjang menampilkan hasil pembelajaran nan dikemas secara interaktif dan aplikatif:
Jenjang SMP: Menghadirkan Ruang Ilusi, sebuah booth matematika nan membujuk visitor memahami konsep matematika melalui pengalaman visual nan menarik. Terdapat pula penelitian fisika interaktif seperti baterai dari kentang dan magnet engine.
Jenjang SMA: Menghadirkan permainan matematika tebak usia, serta tindakan pelayanan masyarakat berupa pemeriksaan tekanan darah dan gula darah gratis.
"Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi siswa bidang Science untuk menerapkan pengetahuan nan mereka pelajari sekaligus menggunakannya untuk melayani masyarakat," lanjut Reinhard.
Pengalaman belajar juga dihadirkan melalui Young Entrepreneur SoliDEO Bazaar, tempat siswa mengembangkan produktivitas dan jiwa kewirausahaan melalui praktik nyata. Di jenjang SD, siswa turut membagikan hasil pembelajaran mereka melalui food sampling dari Studio Kitchen, memperlihatkan bahwa proses belajar dapat berjalan dalam beragam corak dan ruang.
Menerapkan Budaya 5S dan Kepemimpinan
Lebih lanjut, Reinhard memaparkan salah satu bagian menarik dari Open House adalah Student Performance nan menggambarkan perjalanan keseharian seorang siswa di SoliDEO melalui sebuah pementasan drama singkat.
Cerita dimulai dari rutinitas pagi ketika siswa tiba di sekolah dan menerapkan kebiasaan 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun), lampau mengawali hari dengan daily devotion sebagai bagian dari pertumbuhan ketaatan dan karakter Kristiani. Menurut Reinhard, perihal ini juga diselaraskan dengan program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), seperti Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Perjalanan bersambung ke pengalaman belajar sehari-hari nan interaktif. Siswa tidak hanya menerima materi di dalam kelas, tetapi juga memperoleh first-hand experience melalui eksplorasi, eksperimen, proyek, dan beragam aktivitas nan mendorong keterlibatan aktif.
Pembentukan siswa juga ditunjang melalui aktivitas olahraga intrakurikuler maupun ekstrakurikuler guna membangun stamina, kekuatan tubuh, disiplin, sportivitas, dan kerja sama tim.
Pelatihan Kepemimpinan & Musik
Khoe Ribka menambahkan, selain melatih entrepreneurship (kewirausahaan), pihak sekolah juga memberikan training di bagian kepemimpinan melalui Maxwell Youth Leadership. Kepemimpinan tidak berakhir pada teori, melainkan dipraktikkan langsung melalui aktivitas Pramuka, OSIS, Leadership Camp, hingga SoliDEO Festival.
Di samping itu, Student Performance turut dimeriahkan oleh penampilan band siswa. Di SoliDEO, musik bukan hanya tentang mempelajari instrumen dan mengembangkan keahlian teknis.
"Siswa juga belajar menggunakan talenta mereka untuk melayani Tuhan dan sesama, salah satunya melalui pelayanan musik dalam chapel mingguan," ungkap Khoe Ribka, nan juga rutin memberikan pelayanan gereja setiap pekannya.
Membentuk Siswa Secara Utuh
Melalui SoliDEO Open House AY 2027–2028, para orang tua dan calon siswa mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai kehidupan belajar di Sekolah Kristen SoliDEO.
"SoliDEO percaya bahwa pendidikan bukan hanya tentang pencapaian akademik, melainkan juga tentang perjalanan membentuk siswa secara utuh—bertumbuh dalam pengetahuan, iman, karakter, kreativitas, kesehatan fisik, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap sesama," tandas Khoe Ribka.
Reinhard menutup dengan menegaskan bahwa setiap pengalaman belajar dirancang untuk memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar, mencoba, menemukan, memimpin, berkarya, dan melayani.
"Inilah SoliDEO Experience—sebuah perjalanan pendidikan nan mempersiapkan siswa bukan hanya untuk menghadapi masa depan, tetapi juga untuk membawa nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan mereka sehari-hari," pungkas Reinhard. (H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·