Dharma Pongrekun Bela Ulta Levenia soal Kontroversi HAARP: Tidak 100 Persen Salah!
zen.teguh
, Jurnalis-Selasa 15 September 2026 10:25 WIB
JAKARTA – Kontroversi pernyataan Deputi Bakom Ulta Levenia mengenai High-frequency Active Auroral Research Program (HAARP) mendapat pembelaan mantan Wakil Kepala BSSN Komjen Pol (Purn) Dharma Pongrekun. Dharma menyatakan Ulta tidak sepenuhnya salah dalam menyampaikan pandangannya mengenai kemungkinan adanya aspek tertentu di kembali beragam musibah nan terjadi di Indonesia.
Dharma menyampaikan simpati dan meminta Ulta tidak takut menyampaikan apa nan diketahuinya. Menurut dia, Ulta hanya perlu memberikan penjelasan nan lebih rinci agar publik dapat memahami benang merah dari info nan disampaikannya.
"Mbak Ulta soal HAARP, atas penyampaiannya itu saya nyatakan di sini Mbak Ulta tidak 100 persen salah," ujar Dharma dalam Podcast The Daily Buzz Okezone, Senin (14/9/2026).
Purnawirawan jenderal polisi bintang tiga ini menyebut Ulta telah berani menyampaikan apa nan diyakininya diketahui, meski penyampaiannya dikemas dalam konteks bercanda. Dia juga menyinggung soal kemungkinan nan selalu terbuka dalam beragam peristiwa. Menurutnya, suatu kejadian perlu dilihat lebih jauh dengan mempertanyakan penyebab dan aspek nan mendahuluinya.
"Tidak ada sesuatu nan terjadi nan merusak ini tanpa ada faktor-faktor sebelumnya," kata Dharma.
Untuk diketahui, Ulta menjadi sorotan seusai berbincang mengenai dugaan adanya aspek lain di kembali rentetan erupsi gunung berapi di Indonesia. Setelah viral, Ulta menyebut pandangan tersebut sebagai pemikiran pribadi. Dia juga menyatakan kaitan HAARP dengan musibah selama ini banyak muncul dalam spekulasi nan tidak didukung bukti ilmiah.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·