Destry Damayanti dan Aida S Budiman Jalani Fit and Proper Test di DPR Hari Ini

Sedang Trending 13 jam yang lalu
Pjs Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti memberikan sambutan saat upacara pembukaan Karya Kreatif Indonesia di Hall B JICC, Senayan, Jakarta, Kamis (20/8/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Komisi XI DPR bakal menggelar uji kepantasan dan kepatutan alias fit and proper test terhadap calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti dan calon Deputi Gubernur Senior BI Aida S. Budiman hari ini, Rabu (26/8).

Uji kepantasan tersebut merupakan tindak lanjut atas Surat Presiden (Surpres) nan dikirimkan Presiden Prabowo Subianto kepada ketua DPR. Dalam surat tersebut, Prabowo mengusulkan Destry sebagai calon tunggal Gubernur BI menggantikan Perry Warjiyo, sementara Aida diajukan sebagai calon Deputi Gubernur Senior BI.

Selain Destry dan Aida, Presiden juga mengusulkan Solikin M. Juhro dan M. Anwar Bashori sebagai calon Deputi Gubernur BI. Keduanya dijadwalkan menjalani fit and proper test pada Kamis (27/8/2026).

Pencalonan Destry sebelumnya disampaikan Ketua DPR RI Puan Maharani setelah Mensesneg Prasetyo Hadi menyerahkan Surpres kepada ketua DPR. Puan mengatakan proses terhadap seluruh nama nan diajukan Presiden bakal dilakukan sesuai sistem nan bertindak di DPR.

“Jadi suratnya itu mengusulkan satu nama mengenai dengan calon Gubernur Bank Indonesia ialah Ibu Destry Damayanti,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (12/8).

Rekam Jejak Jadi Pertimbangan

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan mengenai Peraturan Presiden (Perpres) tentang ojek online (ojol) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8/2026). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO

Mensesneg Prasetyo Hadi sebelumnya mengungkapkan argumen Presiden Prabowo mengusulkan Destry sebagai calon Gubernur BI. Menurutnya, salah satu pertimbangan utama adalah rekam jejak serta kompetensi Destry di bagian keuangan.

Destry diketahui telah menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI selama dua periode. Pengalaman panjang tersebut dinilai menjadi modal krusial untuk memimpin bank sentral.

“Yang pasti kan rekam jejak beliau,” kata Prasetyo kepada wartawan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (12/8).

Prasetyo mengatakan Destry telah mengabdikan diri selama puluhan tahun di bagian keuangan. Selain itu, pengalaman dua periode sebagai Deputi Gubernur Senior BI menjadi salah satu pertimbangan mendasar Presiden dalam menentukan pencalonannya.

“Dan beliau juga dua kali, dua periode menjadi Deputi Gubernur Senior. Itu salah satu argumen nan paling mendasar kan, tentunya kan kompetensi,” ujarnya.

Destry sendiri saat ini menjalankan tugas sebagai pejabat sementara Gubernur BI setelah sebelumnya menduduki posisi Deputi Gubernur Senior.

Sementara itu, Aida S. Budiman diusulkan Prabowo untuk mengisi posisi Deputi Gubernur Senior BI nan nantinya ditinggalkan Destry jika terpilih sebagai Gubernur BI.

Nama Aida tercantum dalam Surpres berbareng tiga calon lainnya. Puan menyebut Aida sebagai satu-satunya calon nan diajukan untuk posisi Deputi Gubernur Senior BI.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan