Desa Dulir Teraliri Listrik Bulan Ini, Rasio Desa Berlistrik Lembata 100 Persen

Sedang Trending 3 hari yang lalu
Desa Dulir Teraliri Listrik Bulan Ini, Rasio Desa Berlistrik Lembata 100 Persen Pengerjaan listrik di Desa Dulir, Kecamatan Atadei, Lembata.(Dok. MI)

PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Lembata menargetkan Desa Dulir, Kecamatan Atadei, sebagai wilayah terakhir di Kabupaten Lembata nan bakal segera menikmati jasa listrik pada Juni 2026. Kehadiran listrik di desa ini sekaligus menandai pencapaian rasio desa berlistrik 100 persen di seluruh Kabupaten Lembata.

Manager PLN ULP Lembata, Thariq A. Gumilang, mengungkapkan bahwa pembangunan prasarana kelistrikan menuju Desa Dulir telah rampung sepenuhnya. Saat ini, tim teknis sedang melakukan tahap akhir sebelum pengoperasian secara resmi.

"Kami sudah menyelesaikan pemasangan jaringan. Saat ini sedang dilakukan commissioning test alias uji kepantasan jaringan. Jika hasil pengetesan sesuai standar, bulan ini listrik sudah bisa menyala di Dulir," ujar Thariq saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (12/6/2026).

Spesifikasi Infrastruktur dan Kendala Lapangan

Proyek elektrifikasi di Desa Dulir ini melibatkan pembangunan prasarana nan cukup masif, di antaranya:

  • Pembangunan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 6,5 kilometer dari Desa Lerek.
  • Pembangunan satu unit gardu pengedaran berkapasitas 50 KVA.
  • Pembangunan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 1,6 kilometer.

Thariq menjelaskan, meski perjanjian pekerjaan telah dimulai sejak Desember 2025, proyek ini sempat terkendala pengedaran material. Keterbatasan kapabilitas pikulan laut menjadi tantangan utama dalam pengiriman tiang listrik.

"Pengangkutan tiang menggunakan kapal feri. Karena volume muatan terbatas, pengiriman dilakukan bertahap. Dari total 150 batang tiang nan dibutuhkan, sekali angkut maksimal hanya sekitar 40 batang," jelasnya. Selain logistik, kondisi geografis dan akses jalan nan susah juga menjadi tantangan, namun support penuh masyarakat setempat sukses mempercepat penyelesaian pekerjaan.

Hingga saat ini, tercatat sekitar 30 permohonan pasang baru dari penduduk Desa Dulir. Untuk mempercepat proses penyambungan, PLN telah menyiagakan 50 unit meteran di instansi jaga terdekat.

Rasio Desa Berlistrik 100 Persen

Dengan masuknya aliran listrik ke Desa Dulir, PLN mencatat sejarah baru di Kabupaten Lembata dengan pencapaian rasio desa berlistrik mencapai 100 persen. Meski demikian, PLN tetap mempunyai pekerjaan rumah untuk menjangkau wilayah dusun nan belum teraliri.

"Saat ini tersisa satu dusun, ialah Dusun Lamanunang, nan belum terjangkau jaringan. Kami telah mengusulkan dusun tersebut untuk mendapatkan jasa pada tahap berikutnya secara bertahap," tambah Thariq.

Selain konsentrasi pada ekspansi jaringan, PLN ULP Lembata juga terus meningkatkan rasio elektrifikasi dengan melayani permintaan tambah daya maupun pasang baru hingga daya 7.700 VA. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile untuk mempermudah akses jasa seperti pembelian token, laporan gangguan, hingga pengajuan pasang baru secara mandiri. (H-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia