Makassar, CNN Indonesia --
Demo mahasiswa kembali digelar di sejumlah titik di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (15/6).
Demo digelar menanggapi beragam kebijakan Presiden Prabowo Subianto nan dianggap tidak pro terhadap rakyat. Sebanyak 1500 personel kepolisian bakal dikerahkan untuk mengawal tindakan tersebut.
"Kalau pengunjuk rasa hanya 100 orang nan kita siapkan 150 orang. Kalau pengunjuk rasa 1000 orang ya kita siapkan 1500 orang," kata Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana kepada CNNIndonesia.com, Senin pagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan info nan dihimpun bahwa beberapa titik di Makassar bakal dijadikan sebagai letak tindakan unjuk rasa mahasiswa hari ini seperti di bawah jembatan flyover Jalan Urip Sumiharjo, depan kampus UIN Jalan Sultan Alauddin dan instansi sementara DPRD Sulsel di Jalan AP Pettarani.
"Saat ini, pengunjuk rasa alhamdulillah sama dengan hari hari lainnya. Pengerahan personil untuk pelayanan unjuk rasa dilaksanakan sesuai jumlah pengunjuk rasa," ungkapnya.
Menurut Arya pelayanan maksimal bakal diberikan agar tindakan unjuk rasa hari ini nan bakal digelar sejumlah aliansi dan organisasi mahasiswa dapat melangkah dengan kondusif dan nyaman.
"Kita harapkan bisa tertib kondusif nyaman lancar sehingga maksud dari pengunjuk rasa bisa tersampaikan," ujarnya.
Arya pun mengingatkan mahasiswa dalam melaksanakan tindakan unjuk rasa agar bisa mengenali anggotanya dan tidak muda terprovokasi.
"Berhati hati terhadap pihak pihak nan mau memprovokasi dan mau mengintimidasi. Hati hati terhadap penyelundup nan mau merusak niat baik dari pengunjuk rasa," kata dia.
Gelombang tindakan mahasiswa dan golongan sipil berjalan sejak pekan lampau hingga hari ini.
Pada hari ini diketahui tindakan dengan tuntutan serupa berjalan di Jakarta dan Surabaya.
Kemudian pekan lalu, demo mahasiswa berjalan di antaranya di Bandung pada Kamis (11/6), Jakarta dan Solo pada Jumat (12/6), dan Yogyakarta pad Sabtu (13/6) lalu.
(mir/kid)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·