Demi Gelar Juara Super League 2025-2026, Umuh Muchtar Ingatkan Persib Bandung Haram Lengah di Fase Krusial

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Demi Gelar Juara Super League 2025-2026, Umuh Muchtar Ingatkan Persib Bandung Haram Lengah di Fase Krusial

Persib Bandung berpotensi meraih gelar juara di Super League 2025-2026. (Foto: Instagram/persib)

BANDUNG – Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, memberikan peringatan keras kepada seluruh penggawa Pangeran Biru agar tidak mengendurkan kewaspadaan dalam delapan pertandingan sisa Super League 2025-2026. Umuh menegaskan konsistensi menjadi nilai meninggal jika Persib mau menyapu bersih sisa laga dengan kemenangan demi mengunci gelar juara.

Keberhasilan membungkam Semen Padang pada pekan ke-26 telah memperkukuh posisi Persib Bandung di puncak klasemen sementara Super League 2025-2026. Saat ini, tim kebanggaan Bobotoh tersebut memimpin persaingan dengan koleksi 61 poin, terpaut empat nomor dari Borneo FC di posisi kedua dan unggul sembilan nomor atas rival kekal mereka, Persija Jakarta.

Meskipun menyambut positif tren kemenangan tersebut, Umuh meminta Marc Klok dan kawan-kawan untuk tetap membumi. Ia menekankan bahwa status sebagai pemuncak klasemen jangan sampai membikin para pemain kehilangan konsentrasi alias merasa berada di atas angin.

1. Mentalitas Final di Delapan Laga Sisa

Pria berumur 77 tahun tersebut mengingatkan anak asuh Bojan Hodak bahwa setiap pertandingan di pengujung musim ini mempunyai berat nan sama dengan partai final. Karena itu, menjaga mentalitas bertanding menjadi prioritas utama nan kudu dimiliki setiap perseorangan di dalam tim.

"Saya menitip pesan kepada mereka, jangan angkuh dan jangan menganggap enteng. Kita kudu menganggap setiap pertandingan itu adalah final. Jadi, semuanya kudu serius, tidak ada nan leha-leha, kudu semangat," ujar Umuh, dipetik dari laman Persib Bandung, Kamis (9/4/2026).

Umuh Muchtar Umuh Muchtar

Umuh juga mengungkapkan bahwa dirinya tidak terlalu memprioritaskan skor telak dalam setiap laga. Baginya, kemenangan tipis sekalipun jauh lebih berbobot daripada bermain elok namun kandas meraih poin penuh untuk mengamankan takhta klasemen.

"Alhamdulillah, nan krusial bukan (soal) 2-0 alias 3-0-nya, tapi mendapat poin penuh. Itulah nan saya harapkan dari mereka dan rupanya terbukti," tambahnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com