DCVI Tegaskan Warisan dan Kepercayaan sebagai Fondasi Pertumbuhan Industri Bus Indonesia

Sedang Trending 2 jam yang lalu
DCVI Tegaskan Warisan dan Kepercayaan sebagai Fondasi Pertumbuhan Industri Bus Indonesia (Antara)

PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) menegaskan bahwa keberlanjutan industri bus Indonesia dibangun melalui hubungan jangka panjang nan didasarkan pada kepercayaan, kualitas produk, jasa purnajual, serta kerjasama nan erat di seluruh ekosistem industri. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui penyelenggaraan Mercedes-Benz Bus Fleet Owner Gathering 2026 bertema 'Drive As One Family. A Legacy Worth Celebrating' dan rangkaian seremoni serah terima unit Mercedes-Benz Bus kepada pengguna pada arena GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. 

Di tengah percepatan transformasi industri otomotif menuju elektrifikasi dan digitalisasi, operator bus menghadapi tantangan nan semakin kompleks. Peningkatan biaya operasional, perubahan kebutuhan mobilitas masyarakat, dan tuntutan jasa nan semakin tinggi menuntut seluruh pelaku industri untuk membangun ekosistem nan bisa memberikan nilai jangka panjang.

Bagi DCVI, keberhasilan industri bus tidak hanya ditentukan oleh kualitas kendaraan. Dukungan jaringan diler, jasa purnajual, kesiapan suku cadang, karoseri, lembaga pembiayaan, hingga kepercayaan pengguna menjadi bagian nan tidak terpisahkan dalam menjaga keberlangsungan upaya operator.

Kepala Produk dan Pemasaran PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia, Faustina, mengatakan bahwa hubungan Mercedes-Benz Bus dengan pengguna selalu dibangun melalui konsistensi selama puluhan tahun. “Kepercayaan tidak lahir ketika sebuah kendaraan dikirimkan kepada pelanggan. Kepercayaan dibangun melalui pengalaman menggunakan kendaraan tersebut selama bertahun-tahun, melalui kualitas layanan, kesiapan suku cadang, support mitra dealer, serta kemitraan nan terus berkembang. Itulah nan mau kami rayakan berbareng seluruh pengguna dan mitra kami,'' ujar Faustina.

Semangat tersebut diwujudkan melalui Mercedes-Benz Bus Fleet Owner Gathering 2026 nan mempertemukan operator bus, mitra diler, perusahaan karoseri, serta mitra upaya dalam satu forum apresiasi sekaligus penguatan kolaborasi. Pada kesempatan nan sama, DCVI berbareng jaringan diler dan beberapa karoseri bus nasional juga melaksanakan seremoni serah terima beragam unit Mercedes-Benz Bus kepada pengguna dari beragam segmen transportasi.

Unit nan diserahterimakan meliputi:
* Mercedes-Benz O500 RSD 2445 kepada PO AgraMas, PO TAM, dan PO UTrans.
* Mercedes-Benz OF 1623 kepada PO Adhiputra Makassar.
* Mercedes-Benz OH 1626 S kepada PO Subur Jaya.
* Mercedes-Benz OH 1626 L kepada PO ALS, PO Kenzo Trans, dan PO Miyor.

Salah satu perhatian utama pada rangkaian serah terima tersebut adalah Mercedes-Benz O500 RSD 2445, sasis premium terbaru nan dirancang untuk memenuhi kebutuhan operator bus antarkota dan pariwisata. 

Performa, efisiensi operasional, fitur keselamatan, serta support jaringan jasa Mercedes-Benz Bus menjadi aspek nan mendukung kepercayaan operator terhadap model tersebut. Kepercayaan tersebut tecermin dari pengalaman pengguna nan telah mengoperasikan Mercedes-Benz Bus selama puluhan tahun.

Warisan puluhan tahun tersebut juga ditegaskan oleh Chandra Lubis, pemilik PO ALS (Antar Lintas Sumatera), mengatakan bahwa perusahaan nan tahun ini memasuki usia 60 tahun telah menggunakan Mercedes-Benz sejak masa awal operasionalnya. “Tahun ini kami bakal merayakan genap 60 tahun operasional ALS. Dalam sejarahnya, kami telah memakai unit Mercedes-Benz sejak masa awal-awal berdirinya PO kami di jalur lintas Sumatra,'' ucap Chandra Lubis pada sesi serah terima unit Mercedes-Benz OH 1626.

Pengalaman serupa disampaikan David Ariawan, pemilik PO AgraMas.
Menurutnya, keandalan armada Mercedes-Benz nan telah digunakan selama bertahun-tahun menjadi dasar perusahaan untuk kembali mempercayakan investasinya kepada Mercedes-Benz Bus. “Karena itu, kehadiran armada tambahan unit Mercedes-Benz 2445 ini kami posisikan sebagai penerus dari unit-unit Mercedes-Benz lain nan telah terbukti performanya bagi operasional kami,'' kata David.

Harapan tersebut juga diucapkan oleh pemilik PO Miyor dari Sawahlunto, Sumatra Barat, nan juga menerima unit Mercedes-Benz OH 1626 L. “Kami berambisi kerja sama ini bisa terus bersambung dan bersama-sama berkolaborasi. Kami merupakan PO baru di Sumatra Barat nan mengusung wilayah kami sendiri, Sawahlunto. Dan dengan ini, kami bangga bisa memperkenalkan kota mini kami, Sawahlunto, melalui kehadiran unit Mercedes-Benz ini,” ucap Fedrya Nanda selaku pemilik PO Miyor.

Seluruh unit nan diserahkan pada GIIAS 2026 menggunakan bodi hasil karya perusahaan karoseri nasional, antara lain Adiputro, Laksana, Tentrem, dan New Armada. Kolaborasi tersebut menunjukkan sinergi antara teknologi Mercedes-Benz dengan keahlian industri karoseri Indonesia dalam menghadirkan solusi transportasi nan sesuai dengan kebutuhan pasar domestik.

DCVI juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh perusahaan karoseri nasional nan selama bertahun-tahun menjadi bagian krusial dalam perkembangan industri bus Indonesia, termasuk Adiputro, Laksana, Tentrem, New Armada, Piala Mas, Morodadi Prima, serta beragam mitra karoseri lainnya.

Kepala Pemasaran Bus DCVI, Adri Budiman, mengatakan bahwa setiap unit nan diserahkan kepada pengguna merupakan awal dari kemitraan jangka panjang. “Karena itu kami percaya keberhasilan pengguna tidak hanya berjuntai pada produk, tetapi juga pada kualitas hubungan nan kami bangun setelah kendaraan mulai beroperasi. Itulah makna Drive As One Family bagi Mercedes-Benz Bus,'' kata Adri.

Melalui Mercedes-Benz Bus Fleet Owner Gathering 2026 dan rangkaian serah terima unit di GIIAS 2026, DCVI kembali menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh berbareng seluruh pelaku industri transportasi  nasional. Dengan mengedepankan kualitas produk, jasa purnajual, jaringan dealer, serta kerjasama nan erat berbareng perusahaan karoseri dan operator, Mercedes-Benz Bus percaya bahwa kepercayaan nan dibangun selama puluhan tahun bakal tetap menjadi fondasi bagi pertumbuhan industri bus Indonesia di masa mendatang. (Yan)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia