Pimpinan DPR dan pemerintah menggelar rapat koordinasi membahas status pembimbing PPPK dan ASN di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8).
Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Cucun Ahmad Syamsurijal.
Sementara itu, dari pihak pemerintah datang Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri PAN-RB Rini Widiyantini, Menag Nasaruddin Umar, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, Wamendagri Bima Arya, Wamensesneg Juri Ardiantoro, Wamendikdasmen Atip Latipulhayat.
Hingga saat ini, rapat tersebut tetap berlangsung.
Sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan pembimbing Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu bakal mendapat kesempatan untuk menjadi PPPK penuh waktu.
Selain itu, pembimbing PPPK paruh waktu dan pembimbing nan memenuhi syarat alias eligible juga dapat mengikuti seleksi pembimbing melalui jalur Pegawai Negeri Sipil (PNS).
“Jadi nan itu, kami sudah ada pembahasan beberapa kali dengan ketua DPR nan dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri, kemudian Menteri PAN-RB, kemudian Menteri Agama, Menteri Keuangan, kemudian juga oleh dari Sekretariat Negara,” kata Mu’ti di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).
“Kami sudah beberapa kali rapat, nan intinya begini: kelak bakal ada kebijakan untuk guru-guru PPPK paruh waktu itu diberi kesempatan untuk kelak bisa menjadi PPPK penuh,” lanjutnya.
54 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·