Dapur MBG Tetap Dapat Insentif Rp6 Juta per Hari meski Ditutup Sementara, Ini Penjelasan Kepala BGN

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Tangguh Yudha , Jurnalis-Kamis, 30 April 2026 |11:42 WIB

Dapur MBG Tetap Dapat Insentif Rp6 Juta per Hari meski Ditutup Sementara, Ini Penjelasan Kepala BGN

Dapur MBG Tetap Dapat Insentif Rp6 Juta per Hari meski Ditutup Sementara, Ini Penjelasan Kepala BGN (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan bahwa tidak semua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) nan terkena suspend alias ditutup sementara bakal kehilangan insentif Rp6 juta per hari. Penentuan insentif, menurutnya, berjuntai pada penyebab serta tingkat pelanggaran nan terjadi.

Dadan menjelaskan, dalam kasus Kejadian Luar Biasa (KLB), pemberian insentif sangat ditentukan oleh sumber permasalahan. Jika KLB disebabkan oleh kelalaian mitra alias yayasan, seperti akomodasi dapur nan tidak layak alias tidak memenuhi standar, maka SPPG tersebut tidak berkuasa menerima insentif. 

Hal serupa bertindak jika kejadian keamanan pangan dipicu oleh bahan baku nan tidak segar alias kesalahan dari mitra sebagai penyedia bahan baku.

"Termasuk jika ada praktik tidak sehat seperti monopoli supplier alias permainan harga, itu jelas tidak dapat insentif," tegas Dadan dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Namun demikian, dia menambahkan bahwa SPPG tetap dapat menerima insentif Rp6 juta andaikan KLB terjadi akibat kesalahan teknis di tingkat pelaksana dapur. 

Contohnya, tidak dijalankannya standar operasional prosedur (SOP), seperti proses memasak nan terlalu cepat. Dalam kondisi ini, kesalahan dinilai berkarakter operasional dan tetap dapat diperbaiki tanpa indikasi pelanggaran sistemik.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com