Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto memastikan, biaya segar nan diperoleh negara dari hasil kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) nan sudah terakumulasi Rp 40 triliun bakal digunakan untuk perbaikan prasarana publik.
Salah satu nan dia sebutkan bakal menjadi objek perbaikan dari biaya denda administratif dan lahan area rimba itu adalah Pusat Kesehatan Masyarakat alias Puskesmas nan sudah 30 tahun alias sejak era Presiden Soeharto tidak pernah direnovasi.
Puskesmas itu dia sebut tersebar di beragam wilayah terpencil Indonesia dengan jumlah 10 ribu.
"Saya baru keliling beberapa wilayah terpencil dapat laporan dari menkes (menteri kesehatan), pak kita punya 10 ribu Puskemsmas sejak era Pak Harto 30 tahun puskesmas tersebut belum pernah diperbaiki," kata Prabowo dalam aktivitas Penyerahan Denda Administratif dan Lahan Kawasan Hutan di instansi Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Prabowo mengatakan, biaya nan dimiliki pemerintah dari Satgas PKH sangat mencukupi untuk merenovasi seluruh Puskesmas di wilayah terpencil itu, karena biaya pembaharuan kata dia hanya sekitar Rp 2 miliar.
"Kira-kira satu Puskesmas Rp 2 miliar. Jadi kita butuh Rp 20 triliun. Maka saudara-saudara, hari ini artinya kita bisa selesaikan 5.000 puskesmas Rp 10 triliun," tegas Prabowo.
(arj/arj)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·