Danantara Tetapkan 85 Calon Mitra Pengelola Waste to Energy Gelombang II

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
Ilustrasi Danantara Indonesia. Foto: Dok. Danantara

PT Danantara Investment Management (DIM) mengumumkan Daftar Penyedia Terseleksi (DPT) nan lolos seleksi menjadi calon mitra Badan Usaha Pengembang dan Pengelola Pengolah Sampah Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan menjadi Energi Listrik (BUPP PSEL).

Pelaksanaan ini merupakan bagian dari gelombang seleksi kedua setelah seleksi mitra pada gelombang pertama di tiga letak terdahulu ialah Bekasi Kota, Bogor Raya, dan Denpasar Raya.

Secara keseluruhan, DPT gelombang kedua terdiri dari 85 entitas nan bakal mengerjakan proyek waste to energy ini. Penetapan DPT gelombang kedua mempunyai penambahan perusahaan dan konsorsium baru, serta mencakup peserta dari gelombang pertama.

Peningkatan signifikan dari 24 peserta pada gelombang pertama menjadi 85 peserta pada gelombang kedua mencerminkan tingginya minat dan kepercayaan pelaku upaya terhadap program PSEL nan bakal dikelola oleh PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera), anak perusahaan DIM.

CEO Denera dan Director Investment DIM, Fadli Rahman, mengatakan terdapat peningkatan jumlah peserta dari lokal maupun mancanegara. Ia menilai, program PSEL mempunyai daya tarik investasi nan kuat dan dijalankan dengan tata kelola nan kredibel.

"Kami terus berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh proses seleksi mitra PSEL dilakukan secara transparan dan kompetitif, sehingga menghasilkan mitra nan bisa mendukung pengelolaan sampah nan terintegrasi dan berkontribusi dalam penyelesaian darurat sampah di Indonesia," katanya dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (23/5).

Selanjutnya, DIM bakal menerbitkan Terms of Reference (ToR) kepada peserta nan dinyatakan lulus seleksi DPT BUPP PSEL dan bakal menyampaikan info lebih lanjut mengenai agenda dan prosedur tahapan selanjutnya dalam pemberitahuan terpisah.

Ilustrasi Danantara. Foto: Iljanaresvara Studio/Shutterstock

Sebelumnya, Danantara Indonesia telah membuka pendaftaran mitra pengembangan proyek PSEL untuk mengikuti proses pembentukan DPT sebagai tahap prakualifikasi. Perusahaan nan masuk dalam DPT bakal menjadi calon mitra nan berpotensi dilibatkan dalam pengembangan proyek PSEL di Indonesia pada tahap selanjutnya.

DPT gelombang kedua juga menunjukkan semakin luasnya partisipasi global, dengan keikutsertaan perusahaan dan konsorsium dari beragam negara, termasuk Indonesia, Singapura, India, Korea Selatan, China, Jepang dan Perancis.

Perluasan cakupan ini memperkaya ragam pilihan teknologi, struktur pembiayaan dan model kemitraan dalam pengembangan PSEL. Partisipasi perusahaan nasional juga terlihat dalam gelombang kedua, di mana tercatat 16 perusahaan lokal masuk ke dalam daftar konsorsium DPT gelombang kedua.

instagram embed
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan