Danantara soal Arahan Prabowo: Investasi Dikawal, Dikomunikasikan Transparan!

Sedang Trending 3 hari yang lalu

Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri termasuk Kepala Badan Pengaturan (BP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Dony Oskaria, Minggu (14/6/2026).

Dalam pertemuan itu, Prabowo banyak menerima laporan mengenai kesukaan penanammodal dunia terhadap Indonesia nan diklaim meningkat. Tingginya minat penanammodal disebut gambaran kepercayaan nan kuat terhadap prospek ekonomi Indonesia.

Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas beragam kesempatan investasi strategis nan tengah dijajaki. Prabowo menegaskan, krusial menjaga momentum positif melalui penguatan koordinasi, percepatan realisasi investasi, dan pengawalan beragam kesempatan investasi nan berakibat bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo juga memberi pengarahan pada jejeran untuk menyampaikan info investasi secara terbuka kepada masyarakat. Langkah ini dianggap krusial untuk memperkuat kepercayaan publik dan menunjukkan kemajuan nan telah dicapai.

"Arahan Presiden sangat jelas, ialah memastikan setiap kesempatan investasi dapat dikawal dengan baik serta dikomunikasikan secara transparan kepada masyarakat," ujar Dony dalam keterangan tertulisnya, Senin (15/6/2026).

Investasi sendiri dipandang sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi, pembuatan lapangan kerja, peningkatan produktivitas, dan penguatan daya saing nasional. Pemerintah berkomitmen mendorong investasi nan berfaedah bagi masyarakat.

Dengan keterbukaan informasi, pemerintah optimistis dapat memperkuat kepercayaan investor, mempercepat masuknya investasi, dan mendukung pertumbuhan ekonomi nan berkelanjutan.

(acd/acd)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance