Perbanas Ungkap Penyebab Rendahnya Penyaluran Kredit UMKM

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Foto Bisnis

Agung Pambudhy - detikFinance

Kamis, 18 Jun 2026 14:39 WIB

Jakarta - Perbanas mencatat 90 persen UMKM belum mengusulkan angsuran ke bank lantaran merasa belum memerlukan pembiayaan dan tetap mengandalkan modal sendiri.

Ketua Umum Perbanas Hery Gunardi dan Ketua Bidang Riset & Kajian Ekonomi & Perbankan Perbanas Aviliani memberikan keterangan pers di Jakarta, Kamis (18/6/2026).Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) mencatat 90% UMKM merasa belum perlu mengusulkan angsuran ke perbankan. Hal tersebut menjadi salah aspek utama nan menyebabkan rendahnya angsuran perbankan terhadap UMKM.

Ketua Umum Perbanas Hery Gunardi dan Ketua Bidang Riset & Kajian Ekonomi & Perbankan Perbanas Aviliani memberikan keterangan pers di Jakarta, Kamis (18/6/2026).Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) mencatat 90% UMKM merasa belum perlu mengusulkan angsuran ke perbankan. Hal tersebut menjadi salah aspek utama nan menyebabkan rendahnya angsuran perbankan terhadap UMKM. Foto: Agung Pambudhy/ detikFoto

Ketua Bidang Riset & Kajian Ekonomi & Perbankan Perbanas Aviliani di Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Ketua Bidang Riset dan Kajian Ekonomi & Perbankan Perbanas Aviliani memaparkan hasil kajian mengenai angsuran UMKM dalam konvensi pers di Jakarta. Menurutnya, rendahnya penyaluran angsuran UMKM lebih dipengaruhi minimnya permintaan pembiayaan dari pelaku usaha. Foto: Agung Pambudhy/ detikFoto

Ilustasi

Berdasarkan hasil riset Perbanas, 88% UMKM menjalankan usahanya dengan biaya pribadi. Perbanas pun mendorong UMKM untuk mengusulkan angsuran ke perbankan untuk memenuhi kebutuhan pendanaan ekspansi.Temuan ini disebut sebagai tantangan struktural bagi perbankan nasional. Pasalnya, pertumbuhan pembiayaan UMKM tercatat kontraksi meski secara umum angsuran perbankan terus tumbuh positif.

Ketua Umum Perbanas Hery Gunardi memberikan keterangan pers di Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Ketua Umum Perbanas, Hery Gunardi, menegaskan temuan ini menunjukkan persoalan angsuran UMKM bukan lantaran terbatasnya pasokan angsuran perbankan, melainkan rendahnya permintaan. Padahal, tingkat persetujuan angsuran UMKM relatif tinggi.

Ketua Bidang Riset & Kajian Ekonomi & Perbankan Perbanas Aviliani di Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Perbanas mencatat 90 persen UMKM belum mengusulkan angsuran ke bank lantaran merasa belum memerlukan pembiayaan dan tetap mengandalkan modal sendiri. Foto: Agung Pambudhy/ detikFoto

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance