Daftar Kekayaan Versi LHKPN 6 Pejabat yang Dilantik Prabowo Hari Ini

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto hari ini melantik 6 pejabat setingkat Menteri, Kepala Badan dan Utusan Presiden. Lalu, berapa nilai kekayaan nan dimiliki para pejabat tersebut?

Hari ini ada enam kedudukan setingkat Menteri dan Kepala Badan hingga Penasihat Khusus Presiden nan dirombak Prabowo. Sumpah pelantikan telah digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026).

Salah satu nan dirombak adalah kedudukan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup yng sekarang dijabat oleh Mohammad Jumhur Hidayat. Posisi ini sebelumnya diemban oleh Hanif Faisol Nurofiq nan sekarang ditugaskan sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jabatan lainnya nan dirombak adalah Kepala Staf Kepresidenan. Posisi itu saat ini dijabat oleh Dudung Abdurachman menggantikan Muhammad Qodari nan sekarang ditugaskan sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.

Prabowo juga melantik Abdul Kadir Karding hari ini sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia. Selain itu, Prabowo juga melantik Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden bagian Komunikasi.

detikcom merangkum nilai kekayaan 6 pejabat tersebut berasas info nan tercantum di situs Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK. Berikut rinciannya:

1. Hanif Faisol: Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan

Hanif tercatat mempunyai kekayaan sebesar Rp 4,1 miliar. Hanif terakhir kali melaporkan kekayaan kekayaannya pada 19 Januari 2025 selaku Menteri Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan. Angka Rp 4,1 miliar merupakan jumlah kekayaan Hanif selama tahun 2024.

Hanif tercatat mempunyai aset berupa satu tanah dan gedung di Tanah Bumbu. Aset ini berbobot Rp 4 miliar dan terbesar dibandingkan aset Hanif di sektor lainnya.

Dia juga mempunyai satu mobil berbobot Rp 125 juta. Hanif pun tercatat mempunyai aset berupa kas dan setara kas sebesar Rp 67 juta dan tidak mempunyai utang. Jika ditotal, seluruh aset Hanif berbobot Rp 4.192.0000.000.

2. Jumhur Hidayat: Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup

Di situs LHKPN KPK, Jumhur Hidayat tercatat dua kali melaporkan kekayaan kekayaannya. Dia pertama kali melaporkan asetnya pada 5 Desember 2007 selaku Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI pada Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Di periode ini, Jumhur melaporkan kekayaan sebesar Rp 2.278.228.959 alias Rp 2,2 miliar.

Dia kemudian kembali melaporkan LHKPN pada 19 Mei 2014 selaku Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI pada Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Namun, file pelaporan kekayaan Jumhur di situs LHKPN KPK di tahun tersebut tidak bisa dibuka. Nilai kekayaannya pun tertulis -Rp 3.371.509.761

3. Dudung Abdurachman: Kepala Staf Presiden

Dudung tercatat melaporkan kekayaan sebesar Rp 13.327.925.131 alias Rp 13,3 miliar. Laporan itu dilaporkannya ke situs LHKPN KPK pada 31 Desember 2024 selaku Penasihat Khusus Presiden Bidang Petahanan.

Aset Dudung terbesar meliputi 6 bagian tanah nan tersebar di Magelang, Subang, dan Bandung. Nilai aset ini mencapai Rp 8.0000.0000.0000 alias Rp 8 miliar.

Dudung juga melaporkan kepemilikan 2 mobil dan satu motor nan jika ditotal nilainya mencapai Rp 1.100.000.000. Mantan KSAD ini juga mempunyai kas dan setara kas sebesar Rp 1.860.295.131

4. Muhammad Qodari: Kepala Badan Komunikasi Pemerintah

Muhammad Qodari melaporkan kekayaan sebesar Rp 261.937.383.652 alias Rp 261 miliar. Laporan itu merujuk pada LHKPN Qodari pada 31 Desember 2024 selaku Kepala Staf Presiden.

Aset Qodari terbesar berupa tanah dan gedung nan berjumlah 176. Jika ditotal, aset ini berbobot Rp 182.792.200.000 alias Rp 182 miliar.

5. Hasan Nasbi: Penasihat Khusus Presiden bagian Komunikasi

Hasan Nasbi melaporkan kekayaan sebesar Rp 40.439.501.799 alias Rp 40 miliar. Jumlah itu berasas LHKPN nan dilaporkan Hasan pada 31 Desember 2025 selaku Komisaris Independen PT Pertamina Persero.

Hasan mempunyai 9 aset tanah dan gedung sebesar Rp 15 miliar. Dia juga tercatat melaporkan kepemilikan 4 mobil dan 1 motor senilai Rp 8 miliar.

6. Abdul Kadir Karding: Kepala Badan Karantina Indonesia

Berdasarkan info LHKPN KPK, Abdul Kadir Karding mempunyai total kekayaan kekayaan sebesar Rp 16.194.120.023 alias Rp 16,1 miliar. Aset terbesar nan dimiliki Abdul Kadir Karding berasal dari tanah dan gedung dengan nilai keseluruhan Rp 14.274.608.000.

Dia juga tercatat mempunyai 20 bagian tanah dan gedung senilai Rp 14.274.608.000. Abdul Kadir Karding juga mempunyai 2 mobil dan 1 motor senilai Rp 950 juta.

(ygs/imk)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News