Dadan Buka Suara Usai Dicopot dari Kepala BGN

Sedang Trending 51 menit yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Dadan Hindayana tak mempermasalahkan dirinya dicopot dari kedudukan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dia mengatakan perombakan ketua BGN merupakan kewenangan prerogatif Presiden Prabowo Subianto.

"Pergantian Anggota Kabinet merupakan Hak absolut penuh Bapak Presiden RI. Beliau mengerti betul nan terbaik untuk melaksanakan program kerja nan dicanangkan," kata Dadan kepada wartawan, Rabu (3/6/2026).

Dia menyampaikan terima kasih lantaran telah diberikan kesempatan menjadi Kepala BGN dan personil Kabinet Merah Putih. Dadan meyakini kepemimpinan Prabowo dapat membawa kesejahteraan untuk masyarakat Indonesia.

"Saya berterima kasih tidak terhingga lantaran telah diberi kesempatan menjadi Anggota Kabinet Merah Putih nan tidak pernah terbayangkan sebelumnya," tuturnya.

"Insya Allah Beliau bakal sukses memimpin bangsa Indonesia dan membawa kesejahteraan pada seluruh masyarakat," sambung Dadan.

Dicopot

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) serta dua Wakil Kepala BGN lainnya yakni, Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung dan Irjen (Purn) Sony Sanjaya.

Prabowo lantas mengangkat Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana. Nanik sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN.

Kemudian, Prabowo menunjuk Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN nan baru. Keduanya menggantikan Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya nan dicopot Prabowo.

Evaluasi

Adapun pencopotan Dadan dan dua Wakil Kepala BGN tersebut berasas hasil monitoring dan pertimbangan nan dilakukan Presiden Prabowo. Selain itu, Prabowo juga mendengarkan dan menerima masukan dari beragam pihak tekait penyelenggaraan program MBG selama 1,5 tahun.

"Baik dari kementerian mengenai maupun dari masyarakat termasuk dari para penerima faedah dari program makan bergizi cuma-cuma nan dilaksanakan Badan Gizi Nasional," kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konvensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita