Curhat Purbaya Dimaki-maki Warganet di TikTok Gara-Gara Rupiah Anjlok Rp17.000 per Dolar AS

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Curhat Purbaya Dimaki-maki Warganet di TikTok Gara-Gara Rupiah Anjlok Rp17.000 per Dolar AS

Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons kejadian perubahan nilai tukar rupiah nan sempat menyentuh level psikologis Rp17.000 per dolar Amerika Serikat (AS). Di tengah tekanan dunia akibat eskalasi bentrok antara Israel-AS dengan Iran, Purbaya menegaskan bahwa kondisi nilai tukar domestik tetap dalam pemisah nan terkendali.

Purbaya menjelaskan bahwa pelemahan rupiah merupakan akibat dari tren penguatan dolar AS secara global, namun posisi Indonesia diklaim tetap mempunyai daya tahan nan kuat.

"Rupiah terdepresiasi secara moderat, sejalan dengan penguatan dolar AS dunia dan relatif lebih baik dibandingkan banyak negara peers (sebanding). Ini mencerminkan ketahanan eksternal Indonesia serta koordinasi fiskal-moneter nan kuat," kata Purbaya dalam konvensi pers APBN Kita, Rabu (11/3/2026).

Berdasarkan info paparan Purbaya, rupiah hanya mengalami depresiasi sebesar 0,3 persen sejak rudal diluncurkan ke Iran pada 28 Februari 2026. 

Angka ini dinilai jauh lebih stabil jika dibandingkan dengan mata duit negara tetangga di Asia Tenggara pada periode nan sama.

Sebagai perbandingan, Ringgit Malaysia melemah 0,5 persen dan Baht Thailand terdepresiasi lebih dalam hingga 1,6 persen.

"Jadi, kita tetap lumayan. Jadi bukan lihat level (kursnya) saja, tetapi kita lihat seberapa besar akibat pelemahannya. Dari situ, posisi kita tetap lumayan," tegas Purbaya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com