Prabowo menyampaikan keputusannya mencopot tiga ketua BGN itu bukanlah perihal mudah. Namun, dia mengingat pesan ayahnya, Profesor Soemitro Djojohadikusumo untuk terus berpihak kepada rakyat.
"Mengganti mereka itu tidak ringan bagi saya. Tapi, saya ingat kata-kata almarhum ayahanda saya, Profesor Soemitro, pernah mengatakan kepada saya, 'Prabowo, jika suatu saat kau dalam keadaan bingung alias keadaan ragu-ragu, ingat, berpihaklah selalu kepada rakyatmu'," tutur Prabowo.
Laporan Penyelewengan MBG
Sebelum mencopot tiga ketua BGN, Prabowo menerima laporan bahwa ada kekurangan, kejanggalan, dan indikasi penyelewengan terhadap program di lembaga itu. Dia meyakini kepemimpinan berpengaruh besar dalam berjalanya sebuah organisasi.
Untuk itu, Prabowo memutuskan mencopot tiga ketua BGN nan tersangkut kasus hukum. Hal ini agar program di BGN tetap melangkah baik, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Dalam setiap organisasi, selalu pengaruh ketua sangat, sangat besar. Pemimpin baik, organisasi baik. Pemimpin tidak baik, organisasi tidak baik. Apalagi pemimpin tidak benar, tidak kompeten, alias tidak jujur," pungkas Prabowo.
15 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·