Rohman Wibowo
, Jurnalis-Kamis, 04 Juni 2026 |12:47 WIB

Pemerintah meningkatkan Harga Eceran Tertinggi (HET) produk Minyakita seiring disparitas antara permintaan dan suplai. (Foto: Okezone.com/IMG)
JAKARTA - Pemerintah meningkatkan Harga Eceran Tertinggi (HET) produk Minyakita seiring disparitas antara permintaan dan suplai. Besaran nilai nan disesuaikan hingga saat ini tetap dihitung secara matang oleh pemangku kepentingan.
"Menindaklanjuti rapat sebelumnya dalam Rakor Menko Pangan, jadi hari ini kami menyepakati bakal meningkatkan nilai satuan tertinggi untuk Minyakita," kata Menteri Perdagangan Budi Santoso saat ditemui di instansi Kemendag, Kamis (4/6/2026).
Budi menekankan, belum ditetapkannya HET Minyakita mempertimbangkan kenaikan nilai crude palm oil (CPO) nan tetap berfluktuasi dalam beberapa waktu terakhir. Sehingga, untuk sementara waktu nilai Minyakita tetap berada di nomor sebelumnya, ialah Rp15.700 per liter.
"Memang harganya belum disepakati dan kapan bakal ditentukan penetapannya. Kenapa? Karena kita mau memandang lagi perkembangan nilai CPO. Memang nilai CPO naik, kemarin rata-rata Rp15.445, tapi sempat turun lagi menjadi Rp14.000 sekian," ujar Budi.
Ia juga menyoroti nilai tandan buah segar (TBS) sawit nan sempat ambruk ke Rp1.800 per kilogram, sebelum kembali naik. Fluktuasi nilai TBS sawit tersebut turut menjadi parameter pemerintah dalam menentukan besaran kenaikan harga.
"Jadi, kami bakal memandang harganya stabil. Setelah itu baru ditetapkan berapa nomor untuk kenaikan nilai satuan tertinggi Minyakita. Jadi, tadi sudah disepakati seperti itu, mungkin dalam waktu satu minggu alias dua minggu bakal segera dilakukan penyesuaian andaikan nilai CPO relatif normal," tutur Budi.
Adapun di pasaran, Minyakita dikeluhkan pedagang mengalami kelangkaan. Akibatnya, tidak sedikit Minyakita nan beredar dijual di atas HET hingga mendekati Rp16.000.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan buletin ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.
53 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·