Bentrokan antara pengunjuk rasa dan polisi anti huru hara pecah di Caracas, Venezuela, pada Kamis (9/4/2026) ketika pawai pekerja negara nan menuntut kenaikan penghasilan dihadang blokade abdi negara dalam perjalanan menuju Istana Presiden Miraflores. Aksi tersebut diikuti serikat pekerja, buruh, dan mahasiswa nan memprotes rendahnya upah. (REUTERS/Leonardo Fernandez Viloria)
Aksi tergabung dari beragam golongan pekerja nan menuntut pemerintah meningkatkan bayaran nan tidak berubah sejak 2022. Massa bergerak menuju pusat kota Caracas, namun dihadang barisan polisi bersenjata nan berjaga di sekitar jalur menuju istana pemerintah. (REUTERS/Leonardo Fernandez Viloria)
Ketegangan meningkat saat pengunjuk rasa mendekati area istana, memicu saling sorong dan pelemparan barang antara demonstran dan aparat. Polisi anti huru hara apalagi menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa nan mencoba menerobos barikade keamanan. (REUTERS/Leonardo Fernandez Viloria)
Upah minimum bulanan Venezuela saat ini ditetapkan sebesar 130 bolivar sejak Maret 2022, nilainya hanya beberapa sen dolar. Banyak pegawai negeri memperkuat melalui bingkisan dan pembayaran tambahan nan dapat meningkatkan pendapatan hingga sekitar 150 dolar alias sekitar Rp. 2,5 Juta per bulan. (REUTERS/Leonardo Fernandez Viloria)
Sehari sebelumnya, Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodríguez mengumumkan rencana “kenaikan nan bertanggung jawab” pada pendapatan pekerja mulai 1 Mei. Namun, pemerintah belum menyebut besaran kenaikan, sehingga memicu kekecewaan dan tindakan protes dari kalangan pekerja nan menuntut perbaikan nyata terhadap daya beli mereka. (REUTERS/Leonardo Fernandez Viloria)
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·