Cerita Penumpang Batal Terbang dari Soetta ke Pekanbaru Imbas Erupsi Anak Krakatau

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Binti Mufarida , Jurnalis-Minggu, 06 September 2026 |21:35 WIB

Cerita Penumpang Batal Terbang dari Soetta ke Pekanbaru Imbas Erupsi Anak Krakatau

Penumpang di Bandara Soetta menumpuk imbas erupsi Gunung Anak Krakatau (Foto: Binti M/Okezone)

JAKARTA - Erupsi Gunung Anak Krakatau berakibat pada sejumlah penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pada Minggu (6/9/2026). Salah satu penumpang nan terdampak ialah Riyan Rizki Roshali, pegawai iNews Media Group nan batal terbang ke Pekanbaru.

Riyan dijadwalkan berangkat menggunakan maskapai Citilink pukul 05.45 WIB. Ia tiba di Bandara Soetta sekitar pukul 04.00-04.30 WIB. Saat itu, dia memandang kondisi airport sudah cukup ramai.

“Jadi memang rencananya saya itu berangkat ke Pekanbaru dengan maskapai Citilink di Minggu pagi pukul 05.45 Waktu Indonesia Barat. Dan saya sampai di airport itu sekitar pukul 4.00 alias 4.30 subuh. Nah, sesampainya di airport itu memang memandang calon penumpang itu sudah ramai gitu kan,” ceritanya.

Namun, Riyan mengaku belum mengetahui sejumlah penerbangan telah terdampak sejak awal hari. Informasi mengenai penundaan baru dia ketahui ketika proses check-in.

“Nah, ketika masuk ke dalam proses untuk proses check-in gitu memang udah mulai, udah mulai ada apa namanya ramai lah gitu bahwa beberapa penerbangan mengalami penundaan,” katanya.

Ia kemudian mulai cemas setelah mengetahui penundaan penerbangan berangkaian dengan erupsi Gunung Anak Krakatau. “Nah, pas di dalam, di dalam untuk proses check-in itu bahwa mulai ada info kayak beberapa penerbangan mengalami penundaan awalnya. Penundaan dikarenakan adanya erupsi Anak Gunung Krakatau. Nah, di situ saya mulai was-was nih, udah mulai kayak mempertanyakan 'Aduh ini gimana ya penerbangan saya apakah juga terdampak dari adanya erupsi ini apa seperti apa alias gimana?',” tutur Riyan.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com