loading...
CEO Microsoft Ramal AI Akan Mendekati Kecerdasan Manusia. Foto/ Daily
NEW YORK - CEO AI Microsoft, Mustafa Suleyman, memprediksi bahwa sistem kepintaran buatan (AI) bakal mendekati keahlian manusia dalam beragam tugas ahli dalam waktu sekitar 18 bulan.
Menurut laporan majalah Fortune, proyeksi tersebut mencakup peningkatan tingkat otomatisasi di bidang-bidang seperti akuntansi, hukum, pemasaran, dan manajemen proyek.
Ia mengatakan perkembangan ini bakal membikin pemasok AI bisa menangani alur kerja nan kompleks dengan tingkat efisiensi nan sebanding dengan pekerja profesional.
“Dalam 18 bulan ke depan, kita bakal memandang transisi di mana pemasok AI dapat mengelola alur kerja perusahaan nan kompleks dengan efisiensi nan mendekati manusia,” kata Mustafa.
Namun, pandangan ini mendapat reaksi hati-hati dari para peneliti, termasuk intelektual kognitif Gary Marcus, nan menggambarkan angan tersebut sebagai terlalu optimis dan mengabaikan kelemahan teknologi AI saat ini.
Untuk mendukung pendiriannya, Marcus dilaporkan menawarkan taruhan senilai USD100.000, dengan menyatakan bahwa sistem AI nan ada tetap mengalami masalah kecermatan info dan kelemahan penalaran mendasar.
Perkembangan ini terjadi seiring dengan pergeseran industri teknologi dari model nan berorientasi publik ke pengembangan pemasok AI otonom nan lebih kompleks untuk mendukung beragam kegunaan pekerjaan.
Analis pasar tenaga kerja memperingatkan bahwa jika proyeksi tersebut menjadi kenyataan, perihal itu dapat memicu perubahan signifikan dalam struktur ketenagakerjaan dunia dan meningkatkan kebutuhan bakal perlindungan tenaga kerja.
(wbs)
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·