NASA Berhenti Gunakan Laptop ThinkPad di ISS Setelah 33 Tahun

Sedang Trending 1 hari yang lalu

loading...

NASA Berhenti Gunakan Laptop ThinkPad di ISS. Foto/ NASA

NEW YORK - Laptop ThinkPad dulunya merupakan pemandangan nan biasa di Stasiun Luar Angkasa Internasional, tetapi NASA secara berjenjang menggantinya lantaran perangkat kerasnya sudah usang dan tidak lagi memenuhi kebutuhan operasional baru.

Dengan kreasi persegi, warna hitam nan khas, dan tombol TrackPoint merah di tengah keyboard, ThinkPad adalah salah satu lini laptop nan paling mudah dikenali dalam sejarah industri teknologi.

Pesawat ini juga mempunyai sejarah khusus, lantaran telah dipilih oleh NASA untuk misi luar angkasa dan muncul dalam banyak gambar astronot di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Kisah ini dimulai pada tahun 1993, ketika IBM ThinkPad 750C diluncurkan ke orbit dengan menggunakan pesawat ulang-alik Space Shuttle Endeavour. MenurutBGR,ini adalah model ThinkPad pertama nan digunakan di luar angkasa.

Saat dirilis, ThinkPad 750C termasuk dalam kategori laptop premium. Laptop ini mempunyai layar TFT berwarna 10,4 inci, prosesor Intel 486, dan dibanderol dengan nilai sekitar USD4.699.

ThinkPad awalnya merupakan merek komputer IBM. Pada tahun 2005, Lenovo mengakuisisi bagian komputer pribadi IBM, termasuk merek ThinkPad. Ini berfaedah bahwa sejarah ThinkPad dengan aplikasi luar angkasa dimulai lebih dari satu dasawarsa sebelum lini tersebut menjadi bagian dari Lenovo.

Pada tahun-tahun berikutnya, beragam generasi ThinkPad terus muncul dalam operasi NASA. Salah satu model nan paling terkenal adalah ThinkPad T61p.

T61p pernah menjadi perangkat keras standar untuk komputer nan mendukung operasi di ISS. Dokumen NASA menunjukkan bahwa unit T61p digunakan untuk beragam tujuan di stasiun tersebut, mulai dari mendukung eksperimenilmiahhingga berfaedah sebagai terminal bagi para astronot untuk berinteraksi dengan beragam sistem.

ThinkPad T61p pernah menjadi perangkat keras standar di Stasiun Luar Angkasa Internasional, mendukung banyak aktivitas bagi para astronaut (Foto: NASA).

Selengkapnya
Sumber Tekno Sindonews
Tekno Sindonews