Jakarta -
Seorang laki-laki lansia berinisial GH nyaris diculik komplotan laki-laki bermobil saat olahraga pagi di area Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara. Kasus tersebut telah dilaporkan ke polisi dan tengah diusut.
"Kita menggunakan metode penyelidikan mengumpulkan perangkat bukti (scientific crime investigation) dengan menganalisa CCTV dan beragam rekaman lainnya," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan AKP Sampson Sosa Hutapea, dilansir Antara, Sabtu (13/6/2026).
Polisi saat ini tengah memeriksa sejumlah CCTV di sekitar letak untuk mengidentifikasi para pelaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah rekaman kamera pengawas (CCTV) sekarang menjadi konsentrasi utama penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku. Polisi juga sedang memetakan pergerakan kendaraan nan digunakan dalam kejadian tersebut dengan menelusuri CCTV di beberapa titik lokasi.
Kasus ini dilaporkan pada Mei 2026 lalu. Pihak kepolisian saat ini tengah mendalami motif percobaan penculikan terhadap kakek berumur 70 tahun tersebut.
"Motifnya tetap kita dalami dan tim sedang menelusuri titik-titik CCTV nan mengarah kepada tempat kejadian perkara. Semoga dalam waktu dekat kita dapat mengungkap para pelaku ini," jelas Sampson.
Selain memeriksa rekaman CCTV di sekitar letak kejadian, polisi juga menelusuri akses keluar-masuk area perumahan guna mengetahui asal dan tujuan kendaraan nan digunakan.
Kejadian ini terekam kamera CCTV dan viral di media sosial. Dalam rekaman CCTV nan beredar terlihat mobil mengikuti korban nan sedang olahraga pagi di sekitar rumahnya.
Setelah mendekati korban, salah satu pelaku turun dari kendaraan dan mencoba memaksa korban masuk ke dalam mobil. Namun upaya pelaku kandas setelah korban melawan.
Pelaku nan diduga panik akhirnya melarikan diri tanpa sukses membawa korban. Dari rekaman CCTV terlihat setidaknya terdapat seorang pengemudi nan tetap berada di dalam kendaraan saat pelaku lain berupaya menarik korban.
"Yang terlihat ada satu pengemudi di dalam mobil. Kemungkinan jumlah pelaku lebih dari dua orang," ucap Sampson.
Polisi menyebut korban tidak mengenal para pelaku. Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban mengaku tidak pernah mempunyai masalah pribadi maupun bentrok dengan pihak tertentu nan dapat menjadi latar belakang kejadian tersebut.
(mea/dhn)
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·