Pemulung memilah sampah plastik di area 5 TPA Sarimukti Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, beberapa waktu lampau .(Antara)
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat memperketat antisipasi potensi kebakaran di tempat pembuangan akhir (TPA) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat.
Langkah mitigasi ini krusial mengingat wilayah Jabar tetap melintasi musim kemarau dan vitalnya peran TPA tersebut bagi pengelolaan sampah area Bandung Raya.
Kepala UPTD Pengelolaan Sampah TPA/TPST Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat, Arief Perdana, menjelaskan bahwa TPA Sarimukti pernah mengalami kebakaran besar pada 2023. Pihaknya bergerak sigap agar musibah serupa tidak terulang kembali.
"Kami tidak mau (kebakaran) berakibat besar nan sampai melumpuhkan pengelolaan sampah di Bandung Raya. Bahkan bisa mencemari lingkungan," ujar Arief saat dikonfirmasi, Jumat (28/8).
DLH Jabar membagi strategi pencegahan menjadi dua jalur, ialah internal dan eksternal, guna menghadapi musim tandus nan diprediksi lebih kering akibat kejadian El Nino. Dari sisi internal, penanganan terfokus pada pencegahan bentuk di area 5 sebagai tindak lanjut pengarahan Menteri Lingkungan Hidup.
Praktik open dumping di area 5 telah dihentikan sejak bulan lampau dan sekarang progres penutupan tanahnya telah mencapai 40% untuk menekan akibat bentuk kebakaran.
Belajar dari kejadian 2023, DLH Jabar juga telah membangun instalasi hidran di titik-titik kritis agar penanganan awal dapat dilakukan secara sigap dan efisien.
Sementara itu, untuk langkah non-fisik, pengawasan diperketat melalui sosialisasi intensif kepada pemulung, penduduk sekitar, hingga pengemudi truk pengangkut sampah. Seluruh pihak diimbau keras menghindari aktivitas pemicu api, seperti merokok di area rentan.
Sebagai penguatan di luar area TPA, DLH Jabar menjalin koordinasi lintas sektoral berbareng Dinas Pemadam Kebakaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat. Sejumlah training mitigasi musibah kebakaran telah digelar secara berkala.
"Penanganan di lapangan turut diperkuat melalui support training serta penanganan kebakaran dari Pertamina," kata Arief.
Melalui langkah proaktif ini, pihaknya berambisi akibat kebakaran dapat ditekan secara maksimal. "Kami mau TPA Sarimukti bisa tetap optimal di tengah ancaman cuaca ekstrem tahun ini," tandasnya. (BY/P-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·