Pelaksanaan pendinginan di lahan telah terbakar oleh tim campuran di KIPP IKN.(MI/Ervan Masbanjar)
UPAYA pencegahan peristiwa kebakaran rimba dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN), tim campuran terdiri dari personel Polresta Kawasan IKN, Koramil 0913-4/ Sepaku, Pemadam Kebakaran (Damkar) Otorita IKN, Damkar PPU, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan mitra swasta, terus melakukan pendinginan di lahan nan telah terbakar.
Kasi Humas Polresta Kawasan IKN, Ipda Jumansyah, Rabu (21/10) kepada Media Indonesia menjelaskan, pendinginan dilakukan dengan langkah menyisir sisa-sisa bara api di area nan telah terbakar, guna memastikan api betul-betul padam dan tidak kembali menyala akibat angin kencang.
“Langkah pemadaman hingga proses pendinginan, terus gencar kami lakukan untuk memastikan tidak ada titik api maupun bara api menyala kembali nan berpotensi meluas ke area sekitarnya,” sebutnya.
Dibeberkannya, rangkaian penanganan karhutla di KIPP IKN berjalan sejak Selasa (20/10/2026) hingga Rabu (21/10) ini di wilayah Kelurahan Pemaluan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim).
Jumansyah mengatakan, hari ini mulai pukul 12.40 Wita, personel Polresta Kawasan IKN nan dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) IPTU Edininta Ginting, turun langsung memimpin proses pendinginan di RT 05, Kelurahan Pemaluan.
"Setelah upaya pemadaman utama dilakukan melalui udara menggunakan helikopter water bombing, personel campuran di darat langsung bergerak membelah jalur selang menuju titik kebakaran untuk melakukan pendinginan," ujarnya.
Upaya pendinginan ini, lanjut Jumansyah, melibatkan puluhan personel dari beragam unsur, antara lain personel Polresta Kawasan IKN, Bhabinkamtibmas Pemaluan Aipda Sika, Satgas TNI, Damkar Sepaku, Damkar Maridan, Otorita IKN, personil MPA, hingga support dari PT Adhi Karya
"Hingga saat ini, tim campuran tetap bersiaga dan terus bekerja ekstra di lapangan guna menyisir sisa-sisa bara api agar area KIPP IKN betul-betul aman," tegasnya.
Ia menungkapkan, sebelumnya, pada Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 14.00 Wita, Polresta Kawasan IKN juga merespons sigap laporan munculnya satu titik api di wilayah Pemaluan.
Usai menerima laporan, tim campuran bergerak sigap mendatangi lokasi, Pemadaman pun langsung dilakukan hingga api sukses dipadamkan pada sore hari dan dilanjutkan dengan pendinginan pada bara api.
“Kami dari Polresta Kawasan IKN, terus mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat dan para pekerja proyek di area IKN, agar tetap waspada serta tidak melakukan tindakan nan berpotensi memicu kebakaran rimba dan lahan,” pungkasnya. (E-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·