Nur Khabibi
, Jurnalis-Kamis, 30 Juli 2026 |19:05 WIB

KPK melakukan sejulah OTT nan menjaring bupati dari sejumlah wilayah di Indonesia,
JAKARTA - Sejumlah operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kerap menjaring para bupati di beragam wilayah di Indonesia. Terkait perihal ini, KPK menyatakan bahwa pihaknya tak pernah menargetkan pihak tertentu dalam melaksanakan OTT.
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto mengatakan bahwa modal dasar OTT KPK adalah kejuaraan dari masyarakat.
"Ya sebetulnya KPK itu tidak menarget alias mencari kesalahan orang. Modal dasar KPK adalah peran serta dari masyarakat," kata Fitroh kepada wartawan merespons pertanyaan mengenai maraknya penangkapan bupati dalam giat operasi senyap beberapa waktu belakangan, Kamis (30/7/2026).
Fitroh menjelaskan, pihaknya menerima kejuaraan dari masyarakat mengenai dugaan praktik korupsi. Aduan tersebut nan kemudian ditelaah dan beberapa di antaranya ditindaklanjuti dengan adanya penangkapan bupati.
"Bukan berfaedah di level gubernur enggak ada. Juga ada, hanya saja perangkat bukti untuk kemudian bisa dilakukan penangkapan belum cukup. Karena KPK juga tidak boleh melakukan penegakan norma dengan serampangan, tetap kudu didasarkan pada kecukupan perangkat bukti," ujarnya.
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·