Bupati Jember Ingin DPRD Buat Aturan Larangan Merokok saat Rapat di Dewan

Sedang Trending 44 menit yang lalu
Bupati Jember Muhammad Fawait memberi pernyataan ke media. Foto: Dok. Pemkab Jember

DPRD Jember menuai sorotan tajam setelah beredar rekaman video nan memperlihatkan salah seorang personil Dewan sedang enak-enak merokok sembari main game ketika rapat membahas masalah kesehatan.

Kecaman khalayak ramai pun deras mengalir. Tingkah laku wakil rakyat tersebut dianggap tidak etis dan melukai emosi publik dan dianggap sengaja mengabaikan kepentingan publik.

Bupati Jember, Muhammad Fawait alias Gus Fawait mengaku heran dengan kondisi begitu bebasnya merokok di instansi DPRD Jember.

Bahkan, sepengetahuan dia secara langsung memandang dengan mata kepala sendiri nan merokok bukan hanya personil Dewan, melainkan juga para pejabat pemerintahan.

Gus Fawait memang terkejut mendapati pemandangan nan demikian. Pasalnya, kontras dengan nan dialaminya saat menjadi personil DPRD Provinsi Jawa Timur dahulu.

"Saya kaget, sepuluh tahun jadi personil DPRD Provinsi Jawa Timur, jika paripurna enggak ada nan merokok," katanya, Kamis, 14 Mei 2026.

"Nah, pas masuk ke Jember, banyak nan merokok bukan hanya personil DPRD, tapi juga Kepala OPD juga banyak nan merokok," jelasnya.

Gus Fawait menilai kasus nan viral menjadi pelajaran. Sehingga, langsung meminta kepada semua bawahannya tidak merokok di instansi pemerintahan maupun saat rapat berbareng DPRD.

Sedangkan, mengenai larangan merokok di lingkungan instansi DPRD oleh Gus Fawait diharapkan pihak legislatif nan membikin sendiri ketentuannya.

"Mungkin momentum ini sekaligus saya berambisi mudah-mudahan kelak aturannya diperjelas. Sehingga, jika rapat alias paripurna tidak ada lagi nan merokok," minta Gus Fawait.

Gus Fawait berpendapat, tiadanya patokan larangan merokok di gedung Dewan selama ini menimbulkan persepsi nan bias.

Tanpa patokan tegas akhirnya dianggap boleh-boleh saja merokok. Seperti nan menimpa personil Komisi D, Achmad Syahri Assidiqi alias Lora Syahri hingga ketiban sial.

"Jangan-jangan nan merokok memang diperbolehkan. Cuma pas lagi apes (sial) viral saja," seloroh Gus Fawait berupaya meredakan ketegangan.

Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim menyatakan masalah Syahri merokok dan main game bakal diproses melalui Badan Kehormatan (BK). Tujuannya untuk membuktikan ada tidaknya pelanggaran etik DPRD.

Sedangkan, Syahri telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka ke publik. Dia berjanji tidak mengulangi perbuatannya di kemudian hari.

Kantor DPRD Jember. Foto: Dok. Pemkab Jember
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan