Dewi Perssik Jalani BAP di Polda, Serahkan Bukti Kasus Dugaan Pencatutan Nama

Sedang Trending 39 menit yang lalu
Dewi Perssik saat ditemui di area Jakarta Pusat, Senin (16/2/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparan

Penyanyi dangdut Dewi Perssik menjalani Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Polda Metro Jaya pada Rabu (13/5). Didampingi kuasa hukumnya, Sandy Arifin, artis nan berkawan disapa Depe ini datang memberikan keterangan dan bukti mengenai kasus dugaan pencatutan nama dan identitas terlarangan oleh akun Facebook.

Dewi Perssik mengungkap, proses pemeriksaan melangkah dengan lancar. Ia dicecar puluhan pertanyaan oleh tim interogator Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

"Tadi sekitar 23 pertanyaan. Alhamdulillah selesai semua. Terus saya mau ucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian nan sigap, nan sat-set untuk urusin masalah ini," ujar Dewi Perssik ditemui usai pemeriksaan.

Dalam BAP, Dewi Perssik menyerahkan sejumlah bukti untuk memperkuat laporannya nan telah masuk sejak April 2026 lalu. Bukti-bukti tersebut berupa arsip aktivitas akun nan diduga mencatut namanya.

"Tadi beberapa capture nan sudah kita sampaikan tadi di penyidik. Juga ada beberapa video. Nanti sisanya bakal kita lengkapi," jelas kuasa norma Depe, Sandy Arifin.

Terkait saksi, Sandy Arifin menegaskan pihaknya telah menghadirkan dua orang nan mengetahui kejadian tersebut.

Dewi Perssik jalani mediasi dengan pelaku pencemaran nama baik dan fitnah, Polres Jakarta Selatan, Senin (7/11/2022). Foto: Giovanni/kumparan

Saat ini, Sandy menyebut polisi tengah menganalisa akun FB tersebut. Pasalnya, akun nan dilaporkan kerap berubah status antara aktif dan nonaktif untuk menghindari pelacakan.

"Sekarang dari pihak interogator sedang melakukan analis, lagi research juga di mana pelakunya, lantaran terkadang nyala, terkadang enggak. Seperti keterangan tadi ada di-nonaktifkan," tutur Sandy.

Dewi Perssik merasa langkah norma ini sangat mendesak. Ia cemas akun tiruan itu digunakan untuk hal-hal nan tidak bertanggung jawab.

"Hanya di situ kan secara imateriil kami rugi ya, nama baik, kepercayaan, sudah pasti. Karena ada orang lain nan akhirnya kurang percaya seperti klien, lantaran ada nan mempunyai identitas tiruan nan menggunakan nama Dewi Perssik," tutup Depe.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan