Universitas Padjadjaran (Unpad) angkat bicara soal mahasiswinya berinisial GCR (20) nan dilindas oleh laki-laki bermotor di sebuah gang di Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, hingga mengalami luka-luka, pada Selasa (12/5) malam.
Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad, Dandi Supriadi, mengatakan pihaknya telah menelusuri kasus ini. Dandi mengatakan korban ditodong senjata tajam oleh pelaku.
"Dari saksi mata dan penuturan dari korban, jadi dia (korban) memang ditodong. Ketika ditodong, dia mencoba melarikan diri tapi tersandung dan jatuh. Nah, ketika jatuh, si pemotor (pelaku) panik maju ke sana lampau kelindas," kata Dandi melalui sambungan telepon, Kamis (14/5).
Berdasarkan keterangan korban nan dihimpun Unpad, pada malam itu korban baru selesai makan. Tiba-tiba korban didatangi pelaku.
"(Arahnya) pemalak lah kali ya, mungkin arahnya ke HP. Harta dan saat itu belum sempat (diambil)," katanya.
Berikan Perawatan
Unpad berkomitmen memberikan perawatan kepada korban. Saat ini kondisi korban sudah membaik, tetapi Unpad bakal mengecek lebih lanjut.
"Kami kan cemas takutnya ada luka lainnya lantaran tadi dilindas," katanya.
Lanjutnya, tadi siang korban telah dijemput oleh Direktorat Kemahasiswaan untuk dibawa ke RS Unpad lantaran sebelumnya baru ditangani di puskesmas.
"Akhirnya dicek rupanya memang betul ada luka tambahan di wilayah paha, sehingga akhirnya kami jemput tadi oleh Unpad dibawa ke Rumah Sakit Unpad untuk diobservasi dan ditangani. Jadi tadi langsung ditangani oleh tim Unpad untuk dibawa ke rumah sakit," katanya.
"Apabila tidak dicover BPJS, bakal ditanggulangi oleh biaya kemahasiswaan Unpad," ujarnya.
Melapor ke Polisi
Selain soal kesehatan, Unpad juga mendampingi proses norma korban.
"Update terakhir, korban sudah membikin laporan resmi ke kepolisian, diantar oleh tim dari Unpad," ujarnya.
42 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·