Pramono Pastikan Keamanan Jadi Prioritas Proyek LRT Velodrome-Manggarai

Sedang Trending 19 jam yang lalu
LRT Jakarta Fase 1B Lakukan Test Track sejauh 3,6 Km dari Velodrome ke Pasar Pramuka pada Kamis (30/4/2026). Foto: Dok. Jakpro

Pemprov DKI Jakarta saat ini tengah mengebut pembangunan LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai. Proyek transportasi publik sepanjang 6,4 kilometer tersebut ditargetkan rampung dan beraksi di bulan Agustus 2026.

Namun muncul pertanyaan dari masyarakat mengenai keamanan proyek tersebut jika penyelesaiannya dikebut selesai pada pertengahan tahun ini.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, keamanan dalam penyelesaian proyek transportasi umum itu merupakan prioritas utama. Sehingga sebelum proyek itu diresmikan, Pemprov DKI Jakarta bakal melakukan uji coba terlebih dahulu.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat memberikan keterangan usai melakukan peninjauan pengolahan sampah organik di Pasar Area 7 Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan

"Keamanan untuk LRT, MRT itu top priority. Walaupun dikebut sebenarnya bukan dikebut, lantaran memang kudu selesai pada bulan Agustus kelak sudah full operasi. Dan itu memang sudah ditetapkan. Maka kenapa sekarang ini sudah mulai commissioning. Nah, nan namanya commissioning itu kan uji coba," ujar Pram kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (13/5).

Hingga awal 2026, progres pembangunan LRT ini telah mencapai sekitar 89 persen. Jalur layang di area Manggarai terlihat nyaris tersambung sepenuhnya dan pengerjaan bentuk terus dikebut agar sesuai sasaran operasional pada Agustus nanti.

"Dalam uji coba ada nan rangkaiannya berapa, headway-nya berapa, itulah nan dilakukan sekarang. Harapan saya kelak Agustus begitu diresmikan bakal beraksi sepenuhnya," jelas Pramono.

LRT Jakarta Fase 1B Lakukan Test Track sejauh 3,6 Km dari Velodrome ke Pasar Pramuka pada Kamis (30/4/2026). Foto: Dok. Jakpro

Proyek LRT ini nantinya juga mencakup pembangunan lima stasiun baru, ialah Pemuda Rawamangun, Pramuka BPKP, Pasar Pramuka, Matraman, dan Manggarai.

Pemprov DKI menilai, proyek ini diharapkan menjadi salah satu solusi untuk mengurai kemacetan dan mendorong masyarakat untuk beranjak dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan