Buntut Kekerasan Anak di Little Aresha, Daycare Yogya Di-sweeping

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Buntut Kekerasan Anak di Little Aresha, Daycare Yogya Di-sweeping

Daycare Yogyakarta (Foto: Ist)

YOGYAKARTA - Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyatakan, pemerintah mulai melakukan penyisiran terhadap tempat penitipan anak (daycare) nan tidak berizin di wilayah Kota Yogyakarta. Langkah ini dilakukan menyusul kasus kekerasan dan penelantaran di daycare Little Aresha nan menjadi perhatian publik. 

Hasto mengatakan proses sweeping dilakukan secara berjenjang dalam beberapa hari ke depan. "Saya kira kita bisa cek satu per satu sehingga dalam waktu singkat, paling lama dua hari kita sudah tahu semua status daycare nan ada di Kota Yogyakarta," kata Hasto, Minggu (26/4/2026).

Pemkot Yogyakarta juga bergerak sigap untuk mencarikan solusi bagi anak-anak nan menjadi korban. Hasto menyebut pihaknya bakal memfasilitasi penitipan sementara agar kebutuhan para orangtua tetap terpenuhi.

"Ini saya kira suatu perihal nan urgen dan emergensi lantaran mereka kan orang tuanya pada umumnya bekerja, sehingga kami pemerintah wilayah kudu hadir, pemerintah kudu hadir," kata Hasto.

Ia mengatakan, pihaknya bakal segera mencari daycare nan layak dan terpercaya untuk menampung anak-anak korban. "Ini kami bakal segera mengidentifikasi daycare-daycare lainnya nan amanah, nan aman, nan baik, nan sehat," ujarnya.

Sebelumnya, Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia mengonfirmasi 13 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan dan penelantaran di Daycare Little Aresha. Ia menyebut para tersangka mempunyai peran berbeda dalam operasional lembaga tersebut.

"Setelah gelar perkara, kami menetapkan 13 orang tersangka, terdiri atas satu kepala yayasan, satu kepala sekolah, dan 11 orang pengasuh," ujar Kombes Eva Guna Pandia, Sabtu 25 April 2026.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com