Bukan Harimau Sumatra, BBKSDA Riau Cek Jejak Tapir di Kampung Langkai Siak

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Bukan Harimau Sumatra, BBKSDA Riau Cek Jejak Tapir di Kampung Langkai Siak Ilustrasi(Dok BBKSDA Riau)

BALAI Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau melalui Resor Siak melakukan pengecekan lapangan mengenai penemuan jejak satwa liar di Kampung Langkai, Kabupaten Siak, Riau.

Plh. Kepala Balai Besar KSDA Riau Ujang Holisudin mengatakan, pengecekan dilakukan sebagai tindak lanjut atas info masyarakat mengenai ditemukannya jejak satwa liar di sekitar rumah dan kebun warga. 

"Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan melibatkan pemerintah setempat dan masyarakat sekitar," ujar Ujang, Sabtu (15/8).

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kata Ujang, letak penemuan jejak berada di area perkebunan penduduk nan diduga milik Asiong dan dirawat oleh Samiah. Lokasi tersebut berada di area Areal Penggunaan Lain (APL), sedangkan area rimba produksi (HP) terdekat berjarak sekitar 6 kilometer.

Tim Resor Siak berbareng masyarakat dan perangkat kampung melakukan pengamatan serta penelusuran di sejumlah letak nan dilaporkan terdapat jejak satwa. 

"Jejak pertama ditemukan di depan rumah penduduk berjulukan Samiah, serta di area kebun nan berada di samping rumah," ujarnya.

Selanjutnya, tim melakukan pengecekan ke area perkebunan nan berada di belakang Pos Bhabinkamtibmas. Di letak tersebut ditemukan kembali jejak nan diduga merupakan jejak Tapir dengan ukuran sekitar 20 sentimeter. Jejak serupa juga ditemukan di jalan tanah merah dengan ukuran sekitar 20 sentimeter.

"Berdasarkan hasil identifikasi sementara di lapangan, jejak nan ditemukan di sekitar rumah dan kebun penduduk diduga merupakan jejak Tapir dan bukan jejak Harimau Sumatra," tegasnya. 

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan nan dapat membahayakan satwa.

"Tapir merupakan satwa liar nan dilindungi dan keberadaannya perlu dijaga dan segera melaporkan kepada petugas andaikan kembali menemukan keberadaan alias jejak satwa liar di sekitar permukiman," pungkasnya.(H-2)
 

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia