
BTN (BBTN) Cetak Laba Bersih Konsolidasi Rp1,45 Triliun per April 2026 (Foto: Dokumentasi)
JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) alias BTN berbareng entitas anak, Bank Syariah Nasional (BSN) membukukan untung bersih konsolidasi sebesar Rp1,45 triliun hingga April 2026.
Laba ini meningkat 43,84% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan periode nan sama tahun lampau sebesar Rp1,01 triliun.
Berdasarkan laporan finansial bulanan konsolidasi BTN, Jakarta, Jumat (22/5/2026), pendapatan kembang bersih (Net Interest Income/NII) tercatat sebesar Rp5,57 triliun hingga April 2026 alias tumbuh 12,85% yoy dibandingkan periode nan sama tahun sebelumnya sebesar Rp4,94 triliun.
Di sisi lain, beban kembang perseroan sukses ditekan menjadi Rp5,01 triliun alias turun 16,19% yoy dibandingkan April 2025 sebesar Rp5,98 triliun. Penurunan biaya dana tersebut turut memperkuat profitabilitas perseroan pada empat bulan pertama tahun ini.
BTN juga mencatatkan peningkatan untung operasional nan signifikan. Hingga April 2026, untung operasional konsolidasi tercatat sebesar Rp1,87 triliun alias tumbuh 47,66% yoy dibandingkan April 2025 sebesar Rp1,27 triliun.
Selain itu, pre provision operating keuntungan (PPOP) perseroan meningkat menjadi Rp3,13 triliun alias naik 20,09% yoy dibandingkan periode nan sama tahun lampau sebesar Rp2,60 triliun.
58 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·