Taufik Fajar
, Jurnalis-Selasa, 10 Februari 2026 |08:57 WIB

Dirut BRI dan Menteri Perumahan (Foto: Okezone)
JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mencatatkan capaian positif dalam memperluas akses pembiayaan perumahan nan terjangkau bagi masyarakat melalui penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP).
Sebagai mitra strategis pemerintah, langkah tersebut sejalan dengan support BRI terhadap Asta Cita serta sasaran Program 3 Juta Rumah dalam memperkuat sektor perumahan nan inklusif dan berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Sri Haryati dalam pertemuan berbareng Direktur Utama BRI Hery Gunardi, Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto, Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Arief Mulyadi, serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait. Pertemuan tersebut berjalan di Kantor Kementerian PKP, pada Senin (9/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Sri Haryati menyampaikan bahwa realisasi penyaluran KPP secara nasional sepanjang 2026 telah mencapai Rp3.547 triliun.
Dari total tersebut, BRI berkontribusi sebesar Rp1.774 triliun, alias setara 49% dari total penyaluran KUR Perumahan nasional.
Sementara itu, Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengungkapkan bahwa perseroan menargetkan penyaluran KUR Perumahan sebesar Rp8 triliun sepanjang tahun 2026.
“Target tersebut didukung oleh kekuatan BRI nan mempunyai pedoman pengguna besar serta jaringan jasa nan menjangkau hingga pelosok Indonesia, sehingga penyaluran KPR Subsidi dapat dilakukan secara lebih merata dan efektif, khususnya bagi MBR,” ujar Hery.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·