BRI Ajak Relawan Memberdayakan Desa BRILiaN Sanur Kaja Bali

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk alias BRI memperkuat pemberdayaan masyarakat Desa BRILiaN Sanur Kaja, Denpasar, Bali, melalui keterlibatan 10 relawan BRI dalam program Relawan Bakti BUMN (RBB) Batch IX 2026. Berlangsung pada 15-20 Agustus 2026, aktivitas ini diarahkan untuk memperkuat kapabilitas masyarakat dan mengoptimalkan potensi lokal melalui empat pilar utama, ialah ekonomi, pendidikan, lingkungan, serta kesehatan dan ketahanan pangan.

Program Relawan Bakti BUMN merupakan inisiatif Kementerian BUMN nan melibatkan insan BUMN untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat melalui aktivitas sosial dan pemberdayaan. Dalam pelaksanaannya di Bali, sebanyak 10 relawan BRI berasosiasi berbareng 10 relawan BUMN untuk menjalankan rangkaian aktivitas di Desa BRILiaN Sanur Kaja dan sejumlah letak lainnya.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, keterlibatan BRI dalam Relawan Bakti BUMN merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat kehadiran dan kontribusi BRI di tengah masyarakat melalui pendekatan pemberdayaan nan memberikan faedah nyata dan berkelanjutan.

"Bagi BRI, pemberdayaan masyarakat bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi gimana potensi nan sudah dimiliki masyarakat dapat diperkuat agar semakin produktif, mandiri, dan berkelanjutan. Melalui Relawan Bakti BUMN, insan BRI datang secara langsung untuk berbagi pengetahuan, mendampingi masyarakat, sekaligus membangun kerjasama nan dapat memberikan akibat lebih luas bagi lingkungan sekitar," ujar Dhanny dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (27/8/2026).

Pemilihan Desa BRILiaN Sanur Kaja sebagai salah satu letak aktivitas juga sejalan dengan potensi nan dimiliki desa tersebut. Sanur Kaja mempunyai potensi ekonomi nan berasal dari sektor pariwisata, perdagangan penunjang pariwisata, UMKM unik Bali, hingga perikanan.

Di sisi lain, desa ini mempunyai struktur sosial nan kuat dengan pelestarian budaya dan budaya nan menjadi bagian integral kehidupan masyarakat.

Karena itu, pendekatan nan dilakukan BRI tidak hanya berfokus pada pemberian sarana dan prasarana, tetapi juga pada penguatan kapabilitas masyarakat. Melalui transfer pengetahuan, pendampingan langsung, pemanfaatan teknologi dan digitalisasi, serta support fasilitas, program diarahkan agar masyarakat dapat mengoptimalkan potensi lokal sekaligus memperkuat aspek sosial dan lingkungan.

Pada pilar ekonomi, relawan BRI memberikan workshop UMKM serta training dengan materi nan diberikan mencakup penguatan identitas produk, strategi pemasaran digital, serta optimasi promosi untuk memperluas jangkauan pasar. Para relawan juga melakukan praktik langsung dan mendampingi pelaku UMKM dalam membikin konten promosi produk.

Sejumlah UMKM lokal nan terlibat antara lain upaya puding dan air kelapa, saribuah buah, ramuan rujak, kacang hijau, Griya Kristal, kacang asin, ceker, jamu, cangkruk kopi, florist, serta UMKM di Sentra UMKM Natah Antakara. Setelah kegiatan, materi foto, video, daily vlog, dan konten promosi juga disiapkan untuk mendukung penguatan branding dan pemasaran UMKM secara berkelanjutan.

Dukungan BRI juga diwujudkan melalui sejumlah sarana pendukung bagi Desa BRILiaN Sanur Kaja. Bantuan tersebut mencakup 13 unit table menu UMKM, 5 unit tempat sampah pilah, 13 unit payung UMKM, signage area dan gerai UMKM, 8 unit papan pembatas upacara keagamaan, 13 set meja bangku UMKM, papan pembatas parkir, 1 unit motor roda tiga untuk kendaraan angkut sampah, serta signage info dan petunjuk desa wisata.

Pada pilar pendidikan, relawan BRI terlibat langsung dalam aktivitas di SDN 02 Sanur Kaja nan mempunyai 229 siswa. Kegiatan meliputi kelas inspirasi bagi siswa kelas 4-6, perlombaan bagi siswa kelas 1-3, serta edukasi mengenai makanan sehat dan bergizi.

Kelas inspirasi juga diarahkan untuk memperkenalkan beragam pekerjaan di lingkungan BUMN sekaligus memberikan pengalaman belajar nan interaktif bagi para siswa.

Untuk memperkuat support terhadap sarana pendidikan, BRI turut memberikan support berupa empat unit proyektor serta satu paket cat dan pembaharuan lapangan olahraga di SDN 02 Sanur Kaja.

"Pendekatan nan kami lakukan adalah memastikan bahwa setiap aktivitas mempunyai faedah nan dapat diteruskan. Karena itu, selain aktivitas berbareng masyarakat, kami juga memberikan support berupa pengetahuan, pendampingan, dan sarana nan dapat digunakan dalam jangka lebih panjang. Harapannya, masyarakat dapat melanjutkan praktik baik nan telah dibangun selama program," tambah Dhanny.

Sementara itu, pada pilar lingkungan, BRI mendorong keterlibatan masyarakat melalui aktivitas Jaga Sungai, Jaga Kehidupan, serta edukasi pengelolaan sampah. Relawan dan masyarakat melakukan tindakan bersih sungai, memilah sampah berasas jenisnya, serta mendapatkan edukasi mengenai hubungan ekosistem sungai, laut, dan area pesisir.

Kegiatan juga dilengkapi kampanye untuk mengurangi penggunaan plastik dan membangun komitmen berbareng menjaga kebersihan lingkungan.

Sebagai bagian dari penguatan pengelolaan lingkungan, BRI memberikan satu unit motor roda tiga kepada TPS3R Desa Sanur Kaja beserta sejumlah perlengkapan pendukung seperti sarung tangan, sepatu bot, kantong sampah, capit sampah, timbangan sampah, tempat sampah terpilah, dan papan komitmen "Sungai Bersih".

Pada pilar kesehatan dan ketahanan pangan, relawan terlibat dalam program BRI Bertani di Kota berbareng KWT Kota Pala. Kegiatan mencakup penyemaian dan pemanenan sayuran, pengembangan produk turunan hasil pertanian, serta pemeriksaan kesehatan cuma-cuma bagi masyarakat.

Pendekatan urban farming ini diarahkan untuk mendorong pemanfaatan lahan terbatas secara produktif, meningkatkan ketahanan pangan, sekaligus membuka kesempatan ekonomi berbasis pertanian skala rumah tangga.

Rangkaian aktivitas RBB Batch IX 2026 di Bali juga menjadi momentum kerjasama antara BRI, BUMN, pemerintah daerah, sekolah, pelaku UMKM, komunitas, dan masyarakat. Rangkaian program bakal ditutup melalui aktivitas inaugurasi Relawan Bakti BUMN pada 19 Agustus 2026 di Pantai Matahari Terbit, nan turut diisi dengan penyerahan support BRI kepada masyarakat dan Desa Sanur Kaja serta apresiasi bagi para relawan.

"Melalui program tersebut, BRI terus mendorong pendekatan pemberdayaan nan tidak berakhir pada penyelenggaraan kegiatan, tetapi diarahkan untuk meninggalkan pengetahuan, kapasitas, fasilitas, dan praktik baik nan dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan," pungkas dia.

(rah/rah) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News