BPS Coret 11.014 Penerima Bansos, Ini Penyebabnya!

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) telah melakukan pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Dari pembaruan info ini ditemukan ada 25.665 family nan berkuasa menerima bansos alias masuk ke desil 1 - 4.

Kepala Kepala BPS RI Amalia Adininggar nan kerap disapa Winny menjelaskan ada 77.000 family nan belum tercatat dalam perankingan desil. Tapi di DTSEN jenis 2 - 2026 sudah sukses dilakukan pendesilan terhadap 27.176 keluarga.

"Dari 27.176 kami temukan bahwa 25.665 memang berada di desil satu sampai empat dan nan 1.511-nya mereka berada di desil lima sampai sepuluh," kata Winny, ditemui di Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Sehingga dari info terbaru ini, sisa 49.838 family nan belum masuk dalam perankingan desil.

Tapi dari pembaruan info itu ditemukan menemukan adanya inclusion error sebanyak 11.014 keluarga. Menurut Winny temuan itu merupakan 0,06% dari total penerima bansos sekitar 18,15 juta.

Nantinya info family nan masuk dalam inclusion error itu tidak bakal lagi menerima bansos pada kuartal kedua 2026 ini.

"Artinya kelak 11.014 family ini oleh pak Mensos bakal digunakan untuk kemudian membersihkan penerima bansos kuartal kedua 2026," katanya.

Winny juga menyampaikan surat resmi mengenai pemutakhiran DTSEN ini juga telah disampaikan kepada menteri terkait. Dalam pembaruan ini juga ada 289,3 juta NIK tunggal, dan 95,3 juta family melalui Kartu Keluarga (KK) nan telah terekam.

(emy/mij)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News