Bos PPI: Penyematan Jaket PSI ke Jokowi Bisa Gaet Suara dari PDIP

Sedang Trending 9 jam yang lalu

Jakarta -

Ketua DPP PSI Bestari Barus nan menyebut rencana penyematan jaket PSI kepada Presiden ke-7 RI, Jokowi penanda tak lagi berbareng PDIP. Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menilai Jokowi sudah dianggap 'imam' PSI.

"Soal Jokowi bakal resmi berjaket PSI sebagai ketua majelis pembina sebatas formalitas Jokowi adalah PSI. Sebab, selama ini memang Jokowi sudah jadi pemimpin besar PSI tanpa kudu berjaket PSI. Apalagi sebelumnya berulangkali Jokowi berjanji bakal total bekerja untuk PSI," ujar Adi Prayitno kepada wartawan, Minggu (14/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adi menilai bahwa seremonial penyematan jaket PSI ke Jokowi itu bisa menggaet bunyi pemilih Jokowi nan saat itu tetap di PDIP.

"Penegasan Jokowi berjaket PSI sepertinya diniatkan sebagai upaya untuk menggaet pemilih PDIP nan milih PDIP lantaran Jokowi," katanya.

"Problemnya, pemilih PDIP di 2024 lampau adalah pemilih ideologi dan pemilih militan PDIP, bukan lantaran Jokowi. Karena sejak pecah kongsi di pilpres 2024, pengikut Jokowi sudah tak lagi berbareng dengan PDIP. Tanpa Jokowi sekalipun, nyatanya PDIP tetap menang pileg," tambahnya.

Diketahui, Jokowi diagendakan bakal melakukan safari politik ke sejumlah wilayah untuk PSI. Sementara, wilayah nan direncanakan awal ialah Lampung, NTT dan Jabar.

"Wilayah prioritas terutama wilayah nan selama ini menjadi pedoman pemilih Jokowi di Pilpres seperti di Indonesia bagian timur. Lalu, wilayah dengan jumlah pemilih terbanyak seperti di Pulau Jawa," katanya.

Sebelumnya, Ketua DPP PSI Bestari Barus mengatakan partainya bakal segera melakukan penyematan jaket PSI kepada Jokowi sebagai tanda resminya menjadi Ketua Dewan Pembina. Bestari mengatakan penyematan jaket itu juga menjadi penanda Jokowi tak lagi berbareng PDIP.

Bestari mengatakan penyematan jaket bakal dilakukan Ketum PSI Kaesang Pangarep. Namun Bestari belum memastikan kapan tepatnya penyematan jaket tersebut.

"Ya, bisa seperti itu (sebelum keliling), bisa mengalir. nan paling krusial adalah bahwa menjadi permakluman publik Pak Jokowi itu bukan sekadar kata-kata saja," kata Bestari kepada wartawan, Sabtu (13/6/2026).

"Tetapi nanti, setelah disematkan jaket itu dan diumumkan secara resmi oleh Ketua Umum, itu menjadi permakluman publik sebesar-besarnya bahwa Pak Jokowi sudah berbareng PSI dan tidak lagi berbareng PDI," sambungnya.

(azh/dhn)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News